Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Bahan Bakar PG Wringinanom Situbondo Terbakar, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Dede Nana

03 - Oct - 2023, 15:13

Placeholder
Suasana pemadaman kebakaran Gudang bahan bakar pabrik gula (PG) Wringinanom Situbondo, Senin (2/10/2023) Malam. (Wisnu Bangun Saputro/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Warga Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo dihebohkan dengan terbakarnya Bahan bakar Pabrik Gula (PG) Wringinanom Situbondo, yang terdiri dari potongan kayu Triplek dan ampas tebu kering, Senin (2/10/2023) malam.

Saksi mata sekaligus petugas keamanan PG Wringinanom, Icang menceritakan, saat berkeliling hendak mengecek situasi pabrik, dirinya melihat api dari sisi pojok sebelah utara gudang penyimpanan bahan bakar. Tepatnya ditumpukan ampas tebu dan potongan triplek. 

Baca Juga : Pesan Bupati Kediri di Pelantikan Pengurus Baru HMI

"Sekitar pukul 22.00 WIB saya keliling biasa mengecek situasi. Saat di gudang penyimpanan bahan bakar, saya melihat di pojok Utara ada api," ungkapnya.

Selain itu, Icang juga mengungkapkan saat mengetahui hal tersebut dia langsung menghubungi Supadi selaku kepala keamanan pabrik. "Setelah telepon saya sama teman yang jaga mencoba memadamkan dengan alat seadanya, tapi api sudah terlanjur besar karena kondisi angin lumayan kencang," imbuhnya. 

Sementara itu, Supandi selaku kepala keamanan langsung menghubungi atasannya mengabari jika terjadi kebakaran. Kemudian menelepon damkar setempat. "Tidak banyak mikir saya langsung ke lokasi sambil menghubungi atasan minta izin Damkar mau memadamkan kebakarannya," ujarnya. 

Tak berselang lama 3 unit mobil damkar tiba di lokasi kejadian langsung memadamkan api dibantu Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Situbondo, Tagana Dinsos Kabupaten Situbondo, Satpol PP, Polsek dan koramil setempat serta warga sekitar. 

Dari pantauan Jatimtimes.com di lokasi, proses pemadaman berlangsung lama bahkan hingga pukul 03.00 WIB, Selasa (3/10/2023) api masih belum juga bisa dipadamkan. Ini dikarenakan tumpukan bahan bakar tersebut dalam kondisi sangat kering sehingga terbakar dengan cepat. Selain itu saat penyiraman oleh Damkar diketahui hanya bagian atas saja yang padam sedangkan pada bagian dalam tumpukan bara api masih menyala.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono mengakui jika angin kencang sempat juga menambah kendala proses pemadaman. "Ampas tebu dan tripleks itu kalau terbakar mirip sekam. Jika disiram atasnya bagian dalam kemungkinan masih menyala bara apinya. Nah proses untuk meratakan tumpukan ampas tebu ini menjadi kendala dalam pemadaman, selain angin yang lumayan kencang," ungkap Puriyono. 

Baca Juga : Viral Pria di Wonogiri Mampu Keluarkan Api Dari Tangannya

Lebih jauh, Puriyono mejelaskan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi bara api di dalam tumpukan. Petugas damkar berkali-kali menyiramkan air hingga asap tidak terlihat lagi. "Penyiraman akan terus dilakukan sampai asap tidak keluar lagi dan dipastikan tidak ada satupun sudut yang luput dari pemadaman dan pembasahan," ujarnya. 

Puriyono menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja kerugian materil yang diakibatkan kebakaran tersebut ditafsir mencapai 50 juta rupiah. 

"Api berhasil dipadamkan pada hari Selasa (3/10/2023) sekitar pukul 06.00 WIB setelah dilakukan pemadaman dan pembasahan selama 8 jam menggunakan 3 unit mobil pemadam kebakaran," pungkasnya. 


Topik

Peristiwa kebakaran kebakaran pabrik gula kebakaran di situbondo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Dede Nana