JATIMTIMES - Tradisi yang ada di sebuah suku sudah semestinya terus dilestarikan, dipertahankan dan dikenalkan pada generasi penerus bangsa apalagi suku unik.
Namun, karena perkembangan zaman, semakin banyak tradisi yang unik itu perlahan hilang karena tidak diwariskan. Hanya sebagian saja yang masih terjaga hingga saat ini.
Baca Juga : Mudik ke Banyuwangi? Jangan Lupa Beli Oleh-Oleh IniĀ
Mengutip berbagai sumber, berikut beberapa suku unik yang memiliki tradisi yang masih bertahan sampai saat ini :
Suku Kazakh di Mongolia

Diurutan pertama ada suku Kazakh yang sejak dulu dikenal sebagai suku nomaden. Dikatakan jika suku tersebut merupakan percampuran antara orang Turki dan Mongol yang telah ada sejak abad ke-19.
Mereka juga memilih untuk tinggal di daerah pegunungan Mongolia dan berada di kawasan lembah. Berburu dan berkuda merupakan cara yang ditempuh selama ini untuk tetap mempertahankan hidup di alam bebas.
Suku Drokpa di perbatasan India dan Pakistan

Selanjutnya ada suku drokpa yang bisa dijumpai di kawasan perbatasan antara daerah Pakistan dan India.
Mereka berada di kawasan Lembah Ladakh yang sudah sejak lama menjadi daerah sengketa antara kedua negara ini.
Rupanya kebiasaan unik juga dimiliki oleh suku tersebut dimana saling bertukar istri maupun berciuman di depan umum. Untuk mempertahankan hidup mereka lebih memilih dengan cara berkebun sayur.
Suku Gaucho di Amerika Selatan

Sebuah suku unik yang masih mempertahankan tradisi berikutnya berasal dari kawasan Amerika Selatan bernama suku gaucho. Buku ini bahkan dijuluki sebagai suku koboi karena memang memiliki keahlian yang begitu lihai dalam menunggang kuda.
Selain itu mereka juga memilih untuk hidup nomaden dan bebas. Suku tersebut juga banyak ditemukan di berbagai negara misalnya saja di kawasan ntina, Uruguay, Paraguay, Brasil Selatan, Chile.
Suku Tsaatans di Mongolia

Next ada suku unik yang berada di kawasan Mongolia bernama suku Tsaatans.
Suku ini dianggap memiliki kemampuan yang cukup spesial karena mengiring rusa di manapun dan kapanpun mereka pergi.
Mereka juga menjadikan rusa sebagai alat transportasi maupun sebagai bahan makanan.
Suku Karo atau Kara di Ethiopia

Jika mendengar dari namanya mungkin banyak orang yang merasa jika suku karo atau Kara berasal dari kawasan Batak. Tapi hal tersebut ternyata salah karena suku yang satu ini justru berada di kawasan bagian selatan Ethiopia.
Suku yang satu ini juga dikenal begitu unik karena melakukan body painting di tubuhnya dengan tujuan untuk menarik perhatian lawan jenis.
Untuk membuat lukisan tersebut mereka menggunakan kapur merah dan kapur putih dengan berbagai corak rumit.
