JATIMTIMES - Siapa yang menyangka jika di China ternyata terdapat sebuah perkampungan Indonesia yang dihuni oleh orang keturunan Tionghoa yang lahir dan besar dari tanah air. Tepatnya berada di daerah Kecamatan Donghua, Kota Yingde, Provinsi Guangdong, China.
Ada sekitar 2.000 orang menghuni perkampungan tersebut. Mereka adalah warga Tionghoa yang lahir dan besar di Indonesia.
Baca Juga : Bisa Berkemah hingga Memancing, Berikut Rute Menuju Pantai Kesirat
Uniknya, meski sudah puluhan tahun berlalu, mereka masih mempertahankan kebudayaan Indonesia di lingkungan tempat tinggal baru mereka.
Melansir dari unggahan Youtube Rudy Chen, menunjukkan perkampungan Indonesia di Provinsi Guangdong, China. Di tempat itu, Rudy Chen menemukan banyak warga Tionghoa yang lahir dan besar di Indonesia.
"Jadi di sini ada kampung Indonesia, ramai sekali, banyak sekali orang Indonesia, jadi dulunya mereka lahir dan besar di Indonesia. Sebelum akhirnya datang ke sini," kata Rudy Chen.
"Jadi mereka orang keturunan Tionghoa yang lahir dan besar di Indonesia, kemudian kembali ke sini pada tahun 50-an, 60-an, karena berbagai alasan," imbuh Rudy Chen.
Meski sudah puluhan tahun berlalu, warga Tionghoa yang tinggal di sana masih mempertahankan budaya Indonesia dan mewariskannya pada anak cucu.
"Uniknya mereka masih mempertahankan budaya dan kehidupan Indonesia mulai dari kuliner, tari-tarian dan sebagainya," ungkap Rudy Chen.
"Bahkan biasanya berapa minggu sekali sering reuni (antar orang Tionghoa yang lahir dan besar di Indonesia)," imbuhnya.
Dalam videonya, Rudy Chen juga memperlihatkan betapa orang-orang Tionghoa tersebut masih mahir berbahasa Indonesia. Bahkan, mereka yang lahir di Jawa Tengah atau Jawa Timur, bahasa Indonesianya juga masih medok jawa.
Baca Juga : 4 Oleh-Oleh Khas Kuningan yang banyak DicariĀ
Seperti beberapa dari mereka ada yang lahir dari Malang, Gembong, Jawa Tengah.
"Ora-lah, okeh sing lali," kata salah satu warga Tionghoa dari Jawa Tengah saat disinggung soal Bahasa Indonesia yang masih medok.
Bahkan ada juga warga Tionghoa yang masih mahir menyanyikan lagu Indonesia Raya. Seperti yang dilakukan Wu Jiannan (Pak Lemper) yang lahir di Meulaboh, Aceh.
Dalam video itu juga ditunjukkan ada beberapa menu makanan Indonesia. Seperti wajik, lemper, ongol-ongol, pukis, lapis dan dadar gulung.
Bahkan tanaman toga seperti yang ada di Indonesia, seperti kunyit, lengkuas dan lainnya juga ditanam oleh warga Tionghoa yang lahir di Indonesia tersebut.
