JATIMTIMES - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bertekad memberikan alat utama sistem senjata (alutsista) terbaik untuk Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).
Lebih lanjut Prabowo mengatakan jika prajurit TNI AU memiliki tingkat disiplin yang tinggi. Menteri Pertahanan Indonesia itu juga mengaku sangat mengapresiasi kinerja para prajurit matra udara tersebut.
Baca Juga : Resmikan GKI Yasmin Hari ini, Bima Arya: Maaf karena Terlambat 15 Tahun
"Anggota TNI Angkatan Udara punya disiplin yang tinggi, semangat yang luar biasa, keberanian yang luar biasa. Kita hargai semua, kita bangga dengan mereka, kita bertekad memberi mereka alat-alat yang terbaik," kata Prabowo dalam peringatan HUT ke-77 TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Minggu (9/4).
Ia lantas mengungkapkan jika Kementerian Pertahanan mempunyai rencana untuk menambah alutsista bagi TNI AU.
"Ya ada (penambahan alutsista) terus menerus kita bangun," ujarnya.
Prabowo lalu berharap, TNI AU semakin maju dalam memperkuat pertahanan nasional. Menurutnya, Indonesia membutuhkan angkatan udara yang kuat.
"Luar biasa, kita membutuhkan angkatan udara yang kuat dan kita bertekad membangun agar angkatan udara kuat," katanya.
Sementara pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap TNI AU semakin jaya menjaga pertahanan langit RI.
Ia kemudian mendorong TNI AU terus menggelorakan semboyan Tri Swabuana Paksa.
"Semoga TNI AU semakin jaya dan semboyan Tri Swabuana Paksa terus menggelora di seluruh prajurit angkatan udara untuk mempertahankan dan menjaga kedaulatan NKRI. Angkatan Udara Jaya," kata Listyo.
Terpisah, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Laksamana Yudo Margono menyatakan perang antara Rusia dan Ukraina kian memperparah keadaan dunia.
Yugo menyebut situasi geopolitik dunia kini semakin memanas. Menurutnya, berbagai krisis tengah menerpa secara global, mulai dari krisis pangan hingga krisis finansial.
Baca Juga : HUT TNI AU Dihadiri Prabowo Hingga Megawati
"Saat ini situasi dunia sedang menghadapi tantangan yang berat. Setelah pandemi Covid-19 mereda, dunia saat ini diterpa krisis pangan, krisis energi, dan krisis finansial," kata Yudo saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 TNI AU, Minggu (9/4).
"Perang Rusia Ukraina semakin memperparah keadaan. Situasi geopolitik dunia secara umum penuh dengan ketidakpastian dan semakin memanas," imbuhnya.
Yudo lalu mengatakan TNI AU sebagai bagian dari tentara nasional Indonesia harus selalu beradaptasi dan bersiap dengan berbagai kemungkinan skenario.
"TNI Angkatan Udara harus selalu siap menjaga garda terdepan dalam menghadapi beragam krisis yang mengancam bangsa," ujarnya.
Ia lantas meminta agar para prajurit secara bertahap melanjutkan pembangunan kekuatan untuk menjadi angkatan udara yang modern.
Selain itu, Yudo juga meminta para prajurit profesional dalam bekerja. Meski memiliki risiko yang tinggi, ia berharap tidak ada kesalahan sekecil apapun yang dilakukan prajurit.
"Saya perintahkan seluruh prajurit TNI Angkatan Udara untuk selalu bersikap profesional. Ingatlah bahwa tugas kalian memiliki risiko yang tinggi, sehingga meskipun angkasa tempat kalian bertugas sangatlah luas, namun tidak boleh ada kesalahan sekecil apapun," kata Yudo.
