JATIMTIMES - Sebuah video viral di media sosial yang menarasikan pegawai SPBU dipecat gegara konsumen tak terima bensinnya netes ke tanah. Seperti video yang diunggah akun @terang_media yang memposting ulang dari akun pegawai SPBU @wnd_rzky tampak ibu-ibu cekcok dengan pegawai SPBU.
Kronologi yang diceritakan pegawai @wnd_rzky menyebutkan bahwa konsumen seorang ibu-ibu mengisi bensin 2 liter. Setelah selesai, pegawai menarik selang dan tak sengaja ada tetesan bensin ke tanah.
Baca Juga : Wamenkumham Akan Segera Klarifikasi Laporan Gratifikasi Rp 7 M kepada KPK
"Saya sudah bilang minta maaf dalam bahasa sunda 'punten netes bu'. Tapi si ibu ini terus ngomel-ngomel terus sampe saya ngelayanin customer selanjutnya," kata @wnd_rzky.
"Ibu itu bilang 'nu baleg atuh gawe teh ngeclakan kitu' dan terus ngedumel sampe akhirnya saya bilang 'jika keberatan tidak usah mengisi lagi'," imbuh akun tersebut.
Menurut akun tersebut, ibu-ibu, si konsumen SPBU itu tidak terima lalu berkata kasar 'goblok' kepada dirinya. "Disitu saya langsung meminta yg sedang mengantri untuk mendengarkan dan melihat apa yang ibu katakan, Dia merendahkan pekerjaan saya," kata pegawai SPBU tersebut.
Dia pun bilang agar masalah tersebut diselesaikan di luar tempat kerja. Sebab saat itu, pegawai SPBU masih melayani antrean konsumen. Namun ibu tersebut malah bilang akan membawa preman daerah ke rumahnya.
"Dan dia terus mendumel akhirnya emosi saya pun kena, karna semua manusia sama punya batas kesabaran. Akhirnya terlontar lah kata kata saya mengucapkan kata yg seharusnya tidak saya ucapkan yaitu anji** dan dia langsung menarik saya dan anaknya pun sama menunjuk nunjuk saya dan melemparkan tas nya ke saya dan anak nya sempat mencakar saya," ungkapnya.
Pegawai SPBu tersebut memahami jika dia bekerja di bidang jasa dan pembeli adalah raja. Meskipun hanya beli 100 rupiah pun terap raja.
"Tapi manusia punya kesabaran dan ada batasnya. Bukan mau viral bukan mau cari sensasi. Gimana kalau anak ibu di tempat kerjanya di giniin sama org lain? Dan kalau punya masalah di rumah atau antrian panjang isi bensin membuat kesal jangan lampiaskan kepada operator nya," tegasnya.
Menurut akun tersebut, semua orang butuh bensin, dan pegawai itu juga butuh pekerjaan ini. "Saling menghargai lah, sama sama cari uang halal ya, terimakasih," tegasnya.
Pegawai SPBU itu juga minta maaf tak seharusnya emosinya terpancing dan merespons berlebihan kepada konsumen ibu-ibu itu.
Baca Juga : Istri Marshel Widianto, Cesen Eks JKT48, Ungkap Terima Kasih kepada Celline Evangelista
"Karna perihal 2 liter/20rb ini memutuskan rejeki saya dan resign dari pekerjaan ini. Sebelumnya saya ingin meminta maaf apabila pelayanan saya kurang baik, tp saya sudah berusaha semaksimal mungkin dan saya tidak merasa terburu buru untuk cepat selesai," tutupnya.
Sontak unggahan itu pun dibanjiri komentar warganet. Diduga karena konsumen melapor ke manager, sehingga pegawai itu dipecat dari pekerjaannya.
"Semoga si ibu dan anak nya liat video ini
trs ada rasa malu gitu, semangat a!," @mitame***
"Semangat ya bg penasaran sama ank cwe ny tu tau aj wajah ny habis lh di buly sama netizen," @fradellaanggunmuti***
"Astagfirullahhh, mudah mudahan selalu di beri kelancaran dalam segala urusan diluar sana ya dan dijauhkan dari hal hal yang tidak diinginkan Aamiinn," @cindydevia***
"lapor polisi a, stteh jeng indung na maen tangan, plus ngeroyok," @agnrsinmf***
