JATIMTIMES - Belakangan ini kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin ramai diperbincangkan banyak orang di media sosial, seperti Instagram dan Twitter.
Salah satu perusahaan AI yang paling terkenal saat ini adalah OpenAi, sebuah organisasi yang bergerak dalam penelitian AI dengan tujuan membuat teknologi Ai yang dapat bermanfaat dan tentunya aman bagi penggunanya, OpenAi ini telah berdiri sejak tahun 2015 silam tepatnya di California Amerika Serikat.
Baca Juga : Kementerian Koperasi dan UKM Angkat Bicara Terkait Thrifting Barang Impor karena Rusak Perekonomian UMKM
OpenAi sendiri mulai terkenal dan ramai diperbincangkan sejak meluncurkan salah satu produknya yang bernama ChatGPT pada 30 November tahun lalu, meskipun ChatGPT merupakan produk OpenAi yang paling terkenal ternyata masih terdapat beberapa produk buatan OpenAi yang tak kalah terkenalnya serta manfaatnya. Berikut deskripsi singkat mengenai beberapa produk OpenAi lainnya.
Produk pertama adalah Dall-E, Dall-E merupakan suatu sistem pembelajaran yang mempunyai kemampuan untuk mengolah data teks menjadi gambar yang unik, produk ini telah diluncurkan pada Januari 2021 silam. Dall-E memiliki kecerdasan dan kemampuan yang cukup unik dimana ia dapat mengubah suatu deskripsi kata menjadi gambar gambar yang unik, misal pengguna memberikan deskripsi “Seekor Kupu-kupu hinggap di Bunga bangkai di hutan” maka Dall-E akan membuat gambar yang sesuai dengan deskripsi yang telah diberikan tersebut. Kemampuan yang dimiliki Dall-E dalam mempelajari pola dan karakteristik dari ribuan gambar didasarkan pada teknologi deep learning yang menggunakan jaringan syaraf buatan dengan menggunakan ribuan pola dan gambar untuk dijadikan data latih.
Setelah menerima pelatihan, Dall-E memiliki kemampuan menghasilkan gambar-gambar baru dan orisinil yang didasarkan pada input bahasa alami dari pengguna tentunya dengan tingkat variasi dan detail yang tinggi. Dall-E memiliki beberapa fitur yang canggih, seperti dapat menghasilkan gambar dari input bahasa alami dari pengguna, menghasilkan berbagai gambar yang kompleks dan abstrak, tentunya Dall-E memiliki tingkat kreativitas yang cukup tinggi, mempunyai kemampuan untuk mengedit gambar yang telah dihasilkan, dan gambar yang dihasilkan memiliki tingkatan resolusi tinggi.
Selanjutnya adalah Codex, yang merupakan sebuah mesin pembelajaran yang mampu memproses data teks maupun bahasa natural (alami) menjadi sebuah kode pemrograman, Codex sendiri merupakan turunan dari seri GPT-3 yang telah dilatih dengan miliaran barisan kode, dan dibentuk untuk menyempurnakan GPT-3. Codex akan menguraikan teks tertulis menggunakan model bahasa OpenAi yang mampu menghasilkan dan menguraikan kode sebagai sebuah tanggapan. Pengguna dapat menggunakan Codex untuk mengerjakan berbagai tugas, seperti mengubah sebuah komentar menjadi kode, menulis ulang kode untuk efisiensi, memberikan pengetahuan baru pada pengguna seperti menemukan pustaka atau panggilan API yang berguna untuk aplikasi dan sebagainya.
Baca Juga : Mengetahui ChatGPT Lebih Dalam, Produk AI Besutan OpenAI!
Dan yang terakhir adalah Whisper, Whisper merupakan sistem pengenalan suara (ucapan) otomatis berbasis Web yang telah dikembangkan dengan menggunakan 680.000 jam data multitugas dan multibahasa yang dipantau. Pengguna tidak perlu khawatir terhadap kebisingan latar dan masalah aksen, karena pada produk ini telah menggunakan dataset yang besar dan beragam, kemudian produk ini juga memungkinkan transkripsi dalam berbagai bahasa dan melakukan penerjemahan dari berbagai bahasa tersebut ke dalam bahasa inggris. Whisper ini merupakan sebuah model sumber terbuka dan memiliki kode inferensi yang berfungsi untuk membangun aplikasi yang berguna serta untuk penelitian lebih lanjut mengenai pemrosesan ucapan yang kuat.
Bagi pengguna yang ingin menggunakan Whisper dapat mengunduh Whisper AI melalui GitHub dan menggunakannya untuk keperluan pribadi, namun perlu diketahui bahwa dalam penggunaan Whisper memerlukan keahlian teknis dan sumber daya yang memadai.
