JATIMTIMES - Agus (25) menjadi korban begal saat melintasi jalan kampung di Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Jombang. Korban dibius oleh pelaku dan uang gajiannya dibawa kabur.
Salah satu saksi mata Suwarno (43) mengatakan, awalnya ia melihat Agus berlari menuju rumahnya sembari teriak minta tolong pada Jumat (02/12/2022) petang sekitar pukul 18.00 WIB. Pemuda asal Desa Pojok Kulon, Kecamatan Kesamben itu berlari dari arah makam umum Dusun Jatisari, Desa Jatipelem.
Baca Juga : Terpaksa Menikah "Palsu" lantaran Calon Istri Minta Sertifikat Rumah, Ryan Dono Beber Alasannya
Mendengar teriakan korban, Suwarno lantas keluar mencari sumber suara. Rupanya, korban sudah pingsan di pinggir jalan.
"Dia lari sempoyongan sambil minta tolong, saya keluar, terus bilang dia habis dirampok terus pingsan. Kira-kira dia lari sejauh 100 meter dari arah makam," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (03/12/2022).
Mengetahui itu, Suwarno langsung menolong korban dengan dibantu warga yang lain. Selang 5 menit, korban kembali sadarkan diri. Selanjutnya, warga membawa korban pulang ke rumahnya dengan ambulans desa.
Saat sadar itu, lanjut Suwarno, korban mengatakan telah dibegal oleh 2 orang. Awalnya, Agus mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul bernopol S 4954 WX untuk pulang ke rumah. Saat melintasi makam umum Dusun Jatisari, Desa Jatipelem, korban melihat seorang pria dan wanita tengah mendorong motornya.
Kepada Agus, dua orang ini mengaku kehabisan bensin dan meminta bantuannya. Saat hendak menolong, Agus tiba-tiba dibius dari belakang oleh pelaku wanita.
"Pelakunya laki-laki sama perempuan, mereka mendorong motor mengaku kehabisan bensin. Terus korban ini berhenti, mau menolong. Kemudian dibius sama yang perempuan," tandasnya.
Baca Juga : Kesal Pesanan Tak Sesuai, Tetangga Bakar Kasur hingga Menjalar ke Gudang Dekorasi
Sayangnya, kedua pelaku berhasil kabur saat didatangi warga di lokasi korban dibegal. Beruntung, kendaraan korban berhasil diselamatkan. Pelaku hanya membawa lari uang yang diambil dari dompet korban. Uang yang dibawa lari pelaku, merupakan uang gaji sebulan yang baru diterima korban dari tempatnya bekerja.
"Pelaku cuma berhasil mengambil dompet korban, karena korban keburu teriak dan warga keluar. Dompetnya ditemukan di samping motor korban, posisi kosong, kelihatannya sudah diambil uangnya. Karena kata keluarganya dia baru pulang kerja dan hari ini sedang gajian," kata Suwarno.
Kapolsek Tembelang AKP Dandung Setiawan mengaku belum menerima laporan korban. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki kasus pembiusan yang menimpa Agus.
"Kita tahunya dari medsos, kita juga belum ada laporan. Tapi kita sudah coba konfirmasi sesuai dengan kejadian itu. Sementara kita belum ketemu korbannya. Betul tidaknya kita belum bisa pastikan. Apakah korban pembiusan atau karena korban mabuk, belum jelas," ucapnya.
