JATIMTIMES - Karapan Sapi Piala Presiden akan digelar tanggal 16 Oktober 2022 mendatang. Ada 24 pasangan sapi akan mewarnai perebutan Piala Presiden tersebut.
Sebelum mengikuti laga tersebut, 24 pasangan sapi akan dilakukan screening atau pengecekan terlebih dahulu untuk meminimalkan risiko paparan virus PMK (penyakit mulut dan kuku).
Baca Juga : 3 Anak Artis yang Lucu dan Gemas Serta Punya Banyak Penggemar
"Sebelum Karapan Sapi Piala Presiden digelar, kami akan periksa dulu sapi-sapi yang akan jadi peserta oleh dokter hewan, khawatir kena PMK," tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan, Mohammad Hasan Faisol, saat dikonfirmasi, Rabu (5/10/2022).
Faisol menyebutkan, penyelenggara kegiatan tersebut adalah Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) V Madura dan Pakar Sakera (Paguyuban Karapan Sapi se Madura).
Dalam pagelaran Karapan Sapi Piala Presiden kali ini, berhubung kasus Covid-19 sudah melandai, Faisol menyebut tidak ada pembatasan. Baik rombongan peserta pasangan sapi, maupun penontonnya.
Namun meski diberikan kelonggaran, pihaknya meminta agar tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) karena masih ada virus PMK.
"Saat ini kita beri kelonggaran, karena situasi dan kondisi sudah mulai normal, asalkan tetap pakai masker karena masih ada virus PMK," kata dia.
Baca Juga : Tayang di Layar Kaca Indonesia, Begini Sinopsis Justice League
Untuk diketahui, sebelumnya Karapan Sapi Piala Presiden sempat vakum selama dua tahun terakhir karena adanya pandemi Covid-19. Kali ini karapan sapi akan digelar kembali pada tanggal 16 Oktober 2022 mendatang di Stadion Kerapan Sapi R.P Moh Noer Bangkalan.
Keputusan Kabupaten Bangkalan jadi tuan rumah dalam ajang Karapan Sapi Piala Presiden ini, berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) V Madura dan Paguyuban Karapan Sapi se Madura (Pakar Sakera).
