MALANGTIMES - Event Hapus Tato Gratis yang digelar media online MalangTIMES bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Mall Dinoyo City (MDC), dan Islamic Medical Service (IMS) masih digelar hingga Rabu (9/5) ini. Tak saja menyisakan cerita kisah-kisah hijrah para peserta, event ini juga membuka mata tentang dunia rajah tubuh.
Mereka yang telah menjalani proses laser hingga tato di tubuh memudar nyatanya tak boleh sembarangan lagi. Ada hal-hal yang harus dilaksanakan agar tidak berakibat pada kesehatan. Apa saja?
Direktur Islamic Medical Service (IMS) Imron Faizin menjelaskan konsumsi alkohol disarankan tidak lagi dilakukan baik sebelum maupun sesudah tato dihapus. Imron yang datang ke acara Hapus Tato Gratis di Mall Dinoyo City itu menjelaskan stamina yang baik harus dijaga terutama jelang proses hapus tato.
"Saat tato akan dilaser itu memang stamina yang baik sangat dibutuhkan. Itu kan sakit sekali. Kami hanya bisa anestesi di tato. Tidak bisa bius total. Banyak yang bilang sakit sekali. Dan memang kalau sebelumnya minum alkohol itu juga pengaruh. Dan kalau setelah dilaser, minum alkohol juga nanti ada pengaruh ke tubuh," jelas Imron.
Selain alkohol, Imron tegas melarang konsumsi protein tinggi serta merokok. Ya, soal ini Imron banyak mendapat pengakuan dari peserta yang tatonya sudah dihapus. Melanggar tiga larangan di atas ada peserta yang mengalami sakit pada kulit.
"Seminggu tidak boleh mengonsumsi protein tinggi, yakni konsumsi seafood dan telur itu tidak boleh. Ada peserta yang juga merokok setelah dilaser. Lalu bilang ke saya. Pak kulit saya kok jadi begini. Saya tanya Anda merokok ya setelah dilaser?" kisah Imron.
Oleh sebab itu, Imron menyarankan agar mereka yang sudah melakoni laser agar memperbanyak istirahat dan minum air putih. "Karena itu kan mengembalikan kulit, ya jadi harus banyak minum air putih dan istirahat cukup. Sebelum dan sesudah dilaser. Tidur yang cukup harus dilakukan terutama sebelum dilaser," kata dia.
Bukan kali ini saja Imron dan Islamic Medical Service (IMS) menggelar kegiatan hapus tato. Ia menjelaskan pihaknya dua tahun terakhir melakukan kegiatan sosial ini di berbagai tempat. Bahkan pernah di lembaga permasyarakatan (LP). "Kami pernah tahun lalu itu di Nusakambangan Cilacap sekitar seratus ya total yang tatonya kami hapus," ungkap dia.
Lebih lanjut, metode hapus tato yang digunakan di kegiatan Hapus Tato Gratis di Malang menggunakan alat laser yakni NDYAG. Alat yang didatangkan dari China ini berharga puluhan juta rupiah. Di Malang, ada dua NDYAG yang dipakai. Satu berukuran besar dan kecil.
Baca Juga : Dalam Dunia Medis, Hapus Tato Tak Bisa Sekaligus
Terapi laser lebih aman untuk digunakan dibandingkan dengan eksisi, dermabrasi, atau salabrasi (menggunakan kain kasa lembap dengan larutan garam untuk mengikis daerah bertato).
Warna-warna tertentu yakni warna biru dan hitam, merespon baik pada metode laser. Oleh karena itu, banyak peserta yang warna tinta tato hitam dan biru dongker lebih cepat pudar dibandingkan mereka yang punya tato berwarna.
Pasca-mendapat layanan hapus tato gratis, apa yang akan dilakukan demi mendukung langkah hijrah para peserta?Simak terus ulasan menarik kami tentang Hijrah dari Rajah Tubuh hanya di MalangTIMES.
Event Hapus Tato Gratis ini mendapat dukungan dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Islamic Medical Service (IMS). Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Klinik Hidayatullah Malang, dan Rumah Sakit Muhammadiyah Malang. (*)
