Polisi melakukan penjagaan di rumah Abah Anton saat KPK melakukan penggeledahan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Polisi melakukan penjagaan di rumah Abah Anton saat KPK melakukan penggeledahan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES- Kediaman pribadi Wali Kota Malang (non aktif) H Moch Anton baru saja digeledah kembali oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (20/3). Anton yang baru saja datang ketika lembaga anti rasuah pergi enggan memberikan keterangan kepada awak media yang telah lama menunggunya.

Meski begitu salah seorang narasumber terpercaya MalangTIMES mengungkapkan kedatangan KPK tidak hanya untuk menggeledah kediaman Anton, tapi juga memberikan surat pemanggilan pemeriksaan kepada suami Hj Dewi Farida Suryani ini. 

Baca Juga : Dari Rumah Petahana, KPK Lanjut Geledah Kediaman Yaqud Nanda Gudban

"KPK juga ngasih surat pemanggilan pemeriksaan sebagai saksi untuk enam tersangka yang kemarin kalau tidak salah," ungkap sumber yang tidak ingin disebutkan namanya ini. 

Menurut kesaksiannya, surat pemanggilan tersebut akan dilaksanakan di Polres Malang Kota pada 22 Maret mendatang. Sayangnya, narasumber MalangTIMES tidak dapat menunjukkan surat pemanggilan tersebut. 

Saat ditanya mengenai kasus yang membelit Anton, dirinya mengatakan bahwa Anton tidak merasa menjanjikan sesuatu seperti yang disangkakan kepada Anton.

"Abah Anton ini tadi biasa saja. Masih terlihat santai seperti biasanya. Sama sekali tidak tampak stress dengan adanya kasus ini. Bahkan Abah sempat ngomong 'aku i ora rumongso janjeni opo-opo, aku tau njanjeni opo yo?' (aku tidak merasa menjanjikan apa-apa, saya pernah janjikan apa ya?)," ungkapnya menirukan logat Abah Anton.

"Lha suratnya itu untuk pemanggilan Kamis besok, padahal Abah Kamis itu mau operasi hernia, jadi mungkin ditunda operasinya," imbuhnya.

Selama sepekan ke depan KPK masih akan memeriksa sejumlah saksi untuk kasus dugaan suap yang menyeret nama Jarot Edy Sulistiono dan Arif Wicaksono. Usai memeriksa kediaman Abah Anton, KPK juga memeriksa kediaman Yaqud Ananda Gudban di Jalan Ijen 73 Malang.