Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

20 Menit Duduk di Buk Jembatan, Nyawa Lelaki Ini Tidak Tertolong

Penulis : Nana - Editor : Lazuardi Firdaus

20 - Mar - 2018, 01:58

Placeholder
Korban warga Pakis yang terjatuh saat duduk di buk jembatan, Senin (19/03). (Foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kematian manusia tidak bisa ditebak. Inilah yang terjadi pada seorang lelaki bernama Bandi (62) warga Dusun Bulurejo RT 04 RW 09 Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis. 

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Tidak ada yang menyangka, hidupnya berakhir di jembatan yang terletak di Perum Gardenia Desa Saptorenggo, Pakis. Saat dirinya sedang duduk di buk jembatan tersebut, tiba-tiba korban terjatuh ke sungai tanpa air dengan posisi telungkup. 

Menurut beberapa saksi mata, sebelum korban meregang nyawa di sungai tersebut, Nurhasim selaku ketua RT sempat menyapanya. "Saat itu sekitar pukul 09.30 WIB saya melihatnya sedang duduk di buk jembatan. Sempat juga saya sapa, kondisinya baik-baik saja waktu itu," kata Nurhasim, Senin (19/03). 

Hanya berselang sekitar 20 menit, setelah Nurhasim melihat korban, saksi lainnya bernama Muhamad Ridwan Syah yang sedang menyapu di depan halaman sampai lokasi dimana korban duduk, terkejut. Ridwan melihat ada korban tertelungkup di dalam aliran sungai kering. 

Apa yang dilihatnya tersebut membuat Ridwan segera menghubungi Nurhasim dan warga yang lainya. "Saat kita cek ternyata korban telah meninggal dunia," ujar Nurhasim yang saat itu juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakis.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Dari keterangan Yunanik (52) istri korban, suaminya setelah minum obat sekitar pukul 08.00 WIB keluar rumah tanpa pamit mau kemana. Korban juga menurut Yunanik memiliki riwayat sakit darah tinggi, diabet, jantung dan liver (komplikasi) sejak lama. 

Hal ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan tim kesehatan dari Puskesmas Pakis dan Polsek Pakis terhadap korban. "Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban dimungkinkan meninggal dikarenakan penyakitnya kambuh saat dia duduk di buk jembatan. Korban akhirnya jatuh dari buk ke dasar sungai dengan ketinggian sekitar 1,5 meter," terang AKP Hartono Kapolsek Pakis. 

Sedangkan luka yang berada di kening korban disebabkan karena benturan dengan batu di dasar sungai kering, saat korban terjatuh, lanjut Hartono. 


Topik

Peristiwa berita-malang warga-jatuh-dari-buk peristiwa-malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nana

Editor

Lazuardi Firdaus