Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngawi, kini terus berupaya meningkatkan produktivitas usaha mikro. Terlebih sejak mewabahnya Covid-19, usaha mikro sempat mengalami penurunan omzet.
Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngawi Harsoyo, usaha mikro di Ngawi kini mencapai 38 ribu dengan aneka ragam usaha yang dijalankan.
Baca Juga : Masuk TOP 45 Kovablik Jatim 2020, Wali Kota Kediri Paparkan Inovasi Home Care PEDULI
"Berupaya UMKM kuat sehingga mampu mengangkat perekonomian di Ngawi. Jangan sampai perekonomian jadi merosot" tegas Harsoyo kepada NgawiTimes.
Harsoyo menambahkan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngawi kini juga berusaha memberikan bantuan permodalan Rp 2,4 juta per UMKM dari Kementerian terkait. Namun, Ngawi diperkirakan akan mendapatkan bantuan permodalan hanya untuk sekitar 10 hingga 15 ribu UMKM.
"Untuk dapatkan dana bantuan syarat cukup mudah, yakni NIK pemilik dan usaha yang dijalankan" ucap Harsoyo.
Sementara dalam usaha memberikan fasilitas legalitas dan pengembangan produk usaha mikro, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngawi mengundang sejumlah pelaku usaha mikro, pada Rabu (26/8/2020) kemarin.
Dalam kesempatan ini, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngawi memberikan pelatihan pemasaran online bagi para produsen Handycraft maupun makan minuman. Sehingga produk UMKM akan mudah dikenal dan tentunya cepat laku.
Arif, salah satu pelaku usaha mikro penjahit baju di Ngawi yang ikut mengaku senang adanya kegiatan ini. Selain dapat ilmu pengembangan usaha dan terlebih bisa saling kenal pelaku usaha mikro lainnya.
Baca Juga : Pelayanan Makin Cepat, Mudah dan Bersih, Dispendukcapil Pemkab Blitar Gelar Rakor
“Bisa dapat ilmu bagaimana cara manjakan konsumen. Berharap hal ini bisa meningkatkan hasil penjualan produk kami,” kata Arif, pelaku usaha konveksi baju batik khas Ngawi.
Hal senada juga disampaikan Teguh Ogros, Pelaku usaha mikro kerajinan handicraft dari koran bekas. Menurutnya, dari kegiatan kami juga mendapatkan sesuatu yang baru untuk meningkatkan pemasaran.
"Dapat pelajaran baru cara pemasaran yang mudah" ungkap Teguh Ogros.
