MALANGTIMES - Ada satu lagi destinasi wisata baru di Kabupaten Malang yang sayang jika dilewatkan. Sebuah destinasi wisata berbasis kesenian tradisional.
Namanya Kampoeng Dokar. Kata dokar berasal dari Bahasa Jawa yang berarti delman. Nah, wisata yang berlokasi di Dusun Banjartengah, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau ini sangat cocok untuk liburan keluarga.
Baca Juga : Curhat Pelaku Pariwisata ke Menteri Pariwisata Wishnutama, Seperti Apa ?
Dari mana asal usul dan latarbelakang warga Dusun Banjartengah menamakan desanya sebagai Kampoeng Dokar?
Salah satu kusir dokar (delman), Mukawi menceritakan dahulu sekitar tahun 1940-an, dokar menjadi kendaraan khas dan lekat dengan tadisi warga Dusun Banjartengah.
"Setiap Idul Fitri sampai hari raya ketupat di Dusun Banjartengah ada tradisi unik yaitu numpak dokar (naik delman) dan Pasar Kuwaget (pasar kaget)," kata Mukawi.
Tradisi numpak dokar ini mengambil start di Dusun Banjartengah, atau warga menyebutnya Bulu (nama pohon) dan finishnya di pertigaan Pasar Dau.
"Tarif naik dokarnya sangat bervariasi. Sampai sekarang tradisi bulu-bulu tetap terjaga kelestariannya dan akan tetap lestari selamanya," ujarnya.
Untuk melestarikan tradisi ini warga setempat menggelar Festival Kampoeng Dokar Jilid 2 dengan mengusung tema 'Ojo Kepaten Obor'. Kegiatan ini dibuka mulai (27-29/10/2017) dan diisi berbagai kegiatan.
Salah satu kegiatannya adalah mengajak warga setempat berkeliling kampung sembari menaiki dokar atau delman.
Baca Juga : Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Batu Diperpanjang sampai 21 April
Warga setempat terlihat antusias menyambut event ini. Salah satunya terlihat dari upaya mereka bahu membahu menyulap tampilan kampung dengan suasana tempo doeloe.
Ada anyaman bambu yang di desain unik dan menarik di pintu masuk Dusun Banjartengah, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau.
Kegiatannya antara lain Plesiran Numpak Dokar, Transportasi Keliling Naik Dokar, Pentas Kesenian, Teater, Wayang Kontemporer Jaranan, Perkusi, Jaran Kepangan, Musik Kontemporer, Band Indie, Tani Maju, Reog Universitas Brawijaya, Thek-thek Tok, Ngalam Leaf Cotton, Gathering Poring, Laber Antorium, Bazar, Workshop, Dolanan Malangan, Pengobtan Gratis, dan tentunya Wahana Selfie.
Festival Kampoeng Dokar pada (27-28/10/2017) dibuka mulai pukul 15.00-23.00 WIB, dan hari terakhir (29/10/2017) mulai pukul 09.00-23.00 WIB.
