Cukup lama tutup karena anjuran pemerintah, obyek wisata Hutan Bambu Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro akhirnya dibuka kembali dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19.
Sudah sepekan terakhir kawasan wisata pemandian alam hutan bambu ini buka, sedangkan sepekan sebelumnya anggota Pokdarwis desa setempat mempersiapkan kawasan ini agar kembali bisa menjadi kawasan wisata yang nyaman bagi masyarakat.
Baca Juga : 532 Pengunjung Kunjungi Jatim Park 3 dan Museum Angkut di Hari Pertama Buka
“Efektifnya baru seminggu ini, karena seminggu pertama kami gunakan untuk bersih-bersih lokasi wisata,” kata Rudi Mulyono, Bendahara Pokdakwis yang juga Kepala Dusun Umbul Sari, Desa Sumber Mujur.
Kawasan wisata yang dikenal dengan pemandangan yang cukup asri dengan dominasi hutan bambu, kolam renang dan view pedesaan ini, memang sangat dikenal luas di Lumajang dan sekitarnya.
Sebelum ada wabah Corona, kawasan wisata ini mampu menyedot ribuan orang setiap harinya. Apalagi pada hari libur, yakni Sabtu dan Minggu, kawasan wisata ini selalu dipadati wisatawan dari berbagai kabupaten sekitar Lumajang, seperti Prbolinggo, Jember, Banyuwani, Pasuran dan Malang.
Obyek wisata hutan bambu yang masyarakatnya tergabung dalam Heppiii Comunity ini, selama ini mempekerjakan masyarakat setempat sampai 60 orang ketika hari libur.
"Kalau hari biasa biasanya hanya 12 orang yang bekerja di tempat ini. Kita ingin semuanya bisa kembali seperti semula," kata Mulyono lagi.
Baca Juga : Alas Pujon Coban Sadang, Tempat Wisata untuk Merasakan Hutan Asri dan Asli
Kawasan ini selain menawarakan keindahan hutan bambu yang terawat dengan baik, juga ada hewan kera yang selama ini terbiasa beriteraksi dengan wisatawan.
"Wisatawan biasanya memberi makanan kepada kera yang ada disini, dan kera-kera itu sudah terbiasa berinteraksi dengan wisatawan," papa Rudi kemudian.
Karena tiket masuknya cukup murah, yakni hanya Rp 5 Ribu untuk dewasa, dan Rp 3 Ribu untuk anak-anak, maka kawasan ini sangat diminati di Lumajang dan sekitarnya.
