Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Gaya

Di Malang Ada Komunitas Pecinta Mode, Ini Kisahnya

Penulis : Wahida Rahmania Arifah - Editor : Lazuardi Firdaus

12 - Oct - 2017, 01:04

Placeholder
Gathering komunitas penggerak mode Indonesian Fashion Chamber (IFC) Community Chapter Malang di Rumah Kreatif BUMN (RKB) Jalan Langsep 2-4 Kota Malang. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Asosiasi desainer profesional dan pengusaha mode Indonesia, Indonesian Fashion Chamber (IFC), punya strategi mengajak masyarakat turut memajukan dunia mode di negeri ini. 

Baca Juga : Fashion Hijab Wud Hadirkan Koleksi Baru, Pertahankan Bisnis Saat Pandemi Covid-19

Mereka yang bergerak di bidang mode dikumpulkan di sebuah komunitas dengan nama IFC Community. Organisasi desainer profesional IFC ada di 12 kota di Indonesia. Salah satunya di wilayah Malang dengan nama IFC Chapter Malang. 

Minat warga Malang di bidang mode nyatanya cukup tinggi. Ada sekitar 35 orang yang resmi tergabung di IFC Community Chapter Malang. Rabu (11/10/2017) petang para pecinta mode ini berkumpul di Rumah Kreatif BUMN (RKB) Malang Jalan Raya Langsep 2-4 Kota Malang. 

Ditemui MALANGTIMES, Ketua IFC Chapter Malang Agus Sunandar menjelaskan, komunitas IFC di Malang ternyata banyak punya skill merancang busana.  "Banyak juga yang punya latar belakang dan punya usaha di bidang mode. Dan ada juga yang masih belajar tata busana. Macem-macemlah. Intinya mereka yang bergerak di bidang mode bisa fotografer maupun pewarta di bidang mode," ucapnya, Rabu (11/10/2017).

Agus menambahkan, adanya IFC Community Chapter Malang dibuat dengan tujuan mendukung kegiatan para desainer IFC Chapter Malang. Selain itu, anggota komunitas juga berkesempatan belajar dunia mode di bawah bimbingan para desainer kondang yang tergabung dalam IFC.

"IFC Community ini kami harapkan bisa mendukung kegiatan kami. Misalnya anggota komunitas yang bisa buat aksesori, nanti produknya akan kita pakai saat ada fashion show desainer IFC Chapter Malang," imbuh pria yang juga dosen tata busana Universitas Negeri Malang (UM) ini. 

Syarat menjadi anggota IFC Community adalah mereka yang bergerak di bidang mode. Anggota komunitas berasal dari berbagai kalangan, mulai mahasiswa tata busana, dosen tata busana, make-up artist, desainer pemula, fotografer, fashion reporter, pengrajin aksesori, hingga pengusaha konveksi. 

Baca Juga : Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia Bisa Cegah Covid-19? Unik atau Seram Ya?

Lebih lanjut, akhir tahun ini anggota IFC Chapter Malang akan bertambah. "Sekitar tiga dan empat orang desainer baru akan gabung sama kita di keanggotaan IFC Chapter Malang," ungkap Agus. 

Saat ini, ada 14 anggota IFC Chapter Malang. Mereka adalah Agus Sunandar, Hermina Andreyani, Andy Sugix, Febby Augusta, Selvi Daniati, Rasya Shakira, Yeti Topiah, Kiki Mahendra, Belinda Ameliyah, Ella Adjanie, Nafil Apim, Silla Dawilah, Mirza Almerruna, dan Elma Faricha. 

Sementara itu, pada acara gathering IFC Community, juga hadir dua orang desainer pengurus IFC Nasional Board yakni Lia Mustafa dan Dwi Iskandar. Di depan puluhan anggota komunitas, Lia antusias mengajak mereka turut memajukan industri mode di Malang dan Indonesia. 

"Temen-temen di sini kami kumpulkan sebagai ungkapan terima kasih kita sudah bergabung di IFC Community. Adanya temen-temen bisa membantu para desainer IFC dan mungkin nanti kalian-kalian dengan ilmu desain kalian juga bisa jadi anggota IFC," kata Lia. (*)


Topik

Gaya Komunitas-Pecinta-Mode IFC-Chapter-Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wahida Rahmania Arifah

Editor

Lazuardi Firdaus