MALANGTIMES - Mendekati 'injury time' masa studi tapi tugas akhir belum juga terselesaikan tidak jarang membuat mahasiswa tingkat akhir frustasi bukan main. Selain karena waktu yang sudah mepet, desakan dari orang tua untuk segera lulus pun menjadi salah satu faktor merasa tertekan.
MalangTIMES punya jurus jitu untuk mengatasinya!
Baca Juga : Beredar Proposal Skripsi "Hak Istimewa Luhut Binsar Pandjaitan", Ini Klarifikasi Unsoed
Seorang pakar psikologi Universitas Brawijaya (UB) Malang Ilhamudin Nukman mengatakan, untuk mengurangi rasa tertekan saat menyelesaikan tugas akhir yang harus dilakukan adalah fokus. Ya, fokus dengan apa yang akan diselesaikan.
"Pertama harus fokus dengan apa yang ingin segera diselesaikan," ujarnya.
Untuk menentukan fokus, lanjut Ilham, Sahabat haruslah mempunyai rancangan schedule yang akan dilalui. Dengan taat pada hal yang sudah terlebih dahulu dirancang dapat memudahkan Sahabat dalam menentukan langkah untuk segera menyelesaikan studi.
Tidak kalah pentingnya adalah menentukan skala prioritas. Mengingat masa studi sudah injury time loh!
Baca Juga : Bukan Fatwa MUI, Masyarakat Minta Pemerintah Tegas Terkait Mudik
"Kebanyakan mahasiswa merasa terlalu percaya diri dengan kemampuannya, alhasil semuanya ingin diselesaikan dalam waktu bersamaan. Akhirnya tidak fokus dan malah terbengkalai. Maka skala prioritas itu perlu," imbuhnya.
Menurut dosen psikologi UB ini, dengan berjalan sesuai dengan rancangan yang sudah dibuat dan menyelesaikan tugas akhir dapat meminimalisir tekanan yang dirasa. Nah, ayo segera selesaikan dan jangan lupa buat skala prioritasmu ya, Sahabat!
