Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Lapsus Teh Asli Malang, Kabarnya Kini (8)

Pertama di Jawa Timur, Kebun Teh Wonosari Lawang Melegenda Sejak 1990

Penulis : Imam Syafii - Editor : Heryanto

05 - Oct - 2017, 03:02

Placeholder
Kebun Teh Wonosari PTPN XII sudah melegenda sejak 1900 hingga sekarang, serta dijuluki kebun teh pertama kali berdiri di Jawa Timur. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES -  Meskipun tidak sepopuler kopi, teh ternyata memiliki sejarah sendiri di Malang. Sebab, di wilayah Kabupaten Malang memiliki perkebunan teh dengan mutu dan kualitas terbaik. 

Baca Juga : Dewan Nilai Dirut PDAM Tak Penuhi Kompetensi, Usul Konkret Dicopot

Teh yang dimaksud adalah tanaman yang ditanam di Kebun Teh Wonosari yang berada di dua wilayah sekaligus yakni di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari dan Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Menilik sejarah berdirinya kebun teh yang dikelola Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XII, ternyata namanya sudah melegenda sebelum Indonesia dijajah Belanda.

Dalam sejarahnya Kebun Teh Wonosari Lawang pernah dikelola perusahaan Belanda bernama NV. Cultur Maathappy.

Saat Indonesia merdeka, kebun teh tersebut diambil alih PT Perkebunan Nusantara XII. Kebun teh yang berada di kaki Gunung Arjuno ini juga menjadi yang pertama berdiri di Jawa Timur.

Asisten Kepala sekaligus Wakil Manager Kebun Teh Wonosari PTPN XII, Santika Permana saat ditemui MalangTIMES di ruang kerjanya menjelaskan kebun teh ini sudah berdiri sejak 1990 di bawah naungan Kantor Direksi PTPN Surabaya.

"Sekarang ini kami memiliki luas kebun teh sekitar 526,72 hektare yang terletak di kaki lereng Gunung Arjuno dengan ketinggian 950 sampai 1.250 meter dari Permukaan Laut (MDPL). Kalau luas Kebun Teh Wonosari sendiri sekitar 1.144,31 hektare," kata pria yang akrab disapa Santika itu.

Lebih lanjut, Santika menerangkan  jenis teh yang ada di Kebun Teh Wonosari adalah sinensis oloong. 

Baca Juga : Pipa Terus Bocor, Wali Kota Malang Sutiaji Beri Komentar Ini

"Untuk produksinya kami menghasilkan jenis teh hitam yang diprioritaskan untuk ekspor ke berbagai negara," akunya.

Kebun Teh Wonosati PTPN XII ini memiliki 4 unit kebun teh dengan kualitas teh unggul. Menurutnya lahan kebun teh itu mampu menghasilkan 2 ton teh per hektarenya.

Keunggulan produk Kebun Teh Wonosari ini, lanjutnya, memiliki rasa yang khas dibandingkan produk kebun teh lain di Indonesia.

Keunggulannya saat musim kemarau, daun teh yang dihasilkan memiliki rasa yang khas yakni agak sedikit pahit. 

"Harganya lebih mahal karena diekspor ke mancanegara. Saat musim hujan rasanya agak sedikit hambar. Itulah keunggulan rasa produk teh di PTPN XII menurut ahli teh sendiri," terangnya.


Topik

Lapsus teh-malang teh-asli-malang bisnis-teh-malang Kebun-Teh-Wonosari



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Imam Syafii

Editor

Heryanto