Tidak terasa, bulan Ramadan tinggal menghitung beberapa hari lagi. Bulan yang dinanti oleh umat muslim tentunya. Tepat pada tanggal 24 April 2020 nanti umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa genap selama 30 hari ke depan.
Tentunya banyak hal yang dipersiapkan oleh umat Islam melaksanakan puasa ramadan. Selain kesiapan rohani serta hati nurani dengan niat bersih menjalankan ibadah puasa, tentunya kesehatan jasmani juga perlu diperhatikan agar khusyu' menjalankan ibadah puasa.
Seperti kebutuhan 4 sehat 5 sempurna yang menunjang kesehatan jasmani terutama ketersediaan stok pangan yang selama ini terus diperhatikan dan digencar oleh pemerintah. Presiden Jokowi pun terus mengimbau setiap Pemerintah daerah untuk memastikan stok pangan tercukupi.
Hal itu pula yang ada di dalam benak Budi, salah satu pedagang diantara sekian banyak pedagang di Pasar Besar Kota Madiun.
Ketika ditanya mengenai stok ketersediaan bahan pokok pangan Budi menjelaskan bahwa dirinya sudah melakukan laporan stock rutin kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Laporan tersebut yang nantinya digunakan sebagai acuan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk memperkirakan cukup atau tidaknya ketersediaan sembako di bulan Ramadhan ini.
"Alhamdulilah, sudah dapat informasi dari Dinas Pertanian, hasil laporan stock sembako di bulan Ramadan ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Madiun," jelas Budi sembari mengupas bawang putih dagangannya.
Ia juga bercerita bahwa sejak terjadi Pandemi COVID-19 ini, penjualannya menurun sangat drastis. Hal tersebut menjadi salah satu daya dukung ketersediaan stok pangan nantinya.
Menurut Budi dirinya yakin bahwa selama bulan Ramadan 2020 nanti harga kebutuhan sembako akan stabil.
Mengacu pada dinas perdagangan minggu ini belum menunjukkan adanya kenaikan harga bahan pokok, seperti gula tetap pada harganya sebesar 17.500 per kg nya. Dengan stabilnya harga tersebut diharapkan semoga harga sembako selama bulan Ramadhan ini tetap stabil agar perputaran roda ekonomi tetap stabil meskipun bulan puasa ini dijalankan ditengah Pandemi Covid-19.
