Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Terungkap, Bus Maut Terjun ke Sungai di Blitar Tak Miliki Izin Operasi Rombongan Wisata

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

21 - Dec - 2019, 22:44

Placeholder
Proses evakuasi korban kecelakaan di Jembatan Njudel.(Foto : Team BlitarTIMES)

Bus Fabian Anugerah Trans yang mengalami kecelakaan di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar tidak mengantongi izin rekomendasi pariwisata dari Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Fakta baru ini diperoleh setelah Satlantas Polres Blitar meminta keterangan Dinas Perhubungan.

"Info dari Dinas Perhubungan bus tersebut tidak memiliki izin operasi layani rombongan wisata," ungkap Kasatlantas Polres Blitar AKP Yoppy Anggi Krisna, Jumat (19/12/2019).

Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan (Kemenhub) RI nomor 3 tahun 2009, setiap bus yang akan memberangkatkan rombongan pariwisata wajib meminta izin. Izin rekomendasi ini wajib dipenuhi,  untuk melihat kondisi kelayakan armada bus, kondisi pengemudi, maupun mendata seluruh penumpang yang ikut dalam rombongan. "Busnya kita tahan.  Pemilik bus nanti kita mintai keterangan kenapa tidak mengurus izin atau memperpanjang izin," tegasnya.

Sementara selain mengungkap fakta baru tidak adanya izin operasi melayani rombongan wisata, petugas kepolisian hingga kini juga belum menemukan keberadaan SIM milik pengemudi.
Dia menambahkan, hingga kini pengemudi bus belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka serius di bagian kepala.

"Sopirnya sampai sekarang belum bisa kami konfirmasi karena masih menjalani perawatan di rumah sakit," imbuhnya.

Kecelakaan bus pariwisata Fabian Anugrah ini terjadi Sabtu (7/12/2019). Bus pariwisata ini  berpenumpang 56 orang yang merupakan  rombongan guru pengawas dan kepala sekolah TK asal Tulungagung.  Rombongan rencananya akan menuju Pasuruan, untuk berwisata ke kebun kurma.

Kecelakaan ini menewaskan lima orang. Lima orang yang meninggal dunia, empat di antaranya adalah anggota rombongan. Sementara satu orang lagi seorang pemotor yang berjalan dari arah berlawanan.

Dugaan sementara kecelakaan disebabkan karena human error. Diduga, pengemudi bus bernama Miftakhul Huda (52), warga Desa/Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung tidak fokus saat mengemudi. Dugaan ini diperkuat dengan tidak ditemukanya adanya bekas pengereman di lokasi kejadian.(*)


Topik

Peristiwa blitar berita-blitar Bus-Maut-Terjun-ke-Sungai-di-Blitar Dinas-Perhubungan-Blitar bus-maut-blitar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya