MALANGTIMES - Kementrian Riset dan Teknologi, Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melansir daftar 100 perguruan tinggi unggul. Dari daftar itu delapan kampus di Kota Malang masuk dalam daftar.
Dilansir dari laman Dikti.go.id Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi meninjau dari empat komponen utama yaitua kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kualitas kelembagaan, kualitas kegiatan kemahasiswaan, dan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Pengumuman 100 universitas terbaik itu dilakukan pada Senin, 21 Agustus 2017.
Baca Juga : Dewan Nilai Dirut PDAM Tak Penuhi Kompetensi, Usul Konkret Dicopot
“Daftar klasterisasi perguruan tinggi ini merupakan data resmi dari Kemenristekdikti yang dapat digunakan sebagai informasi valid bagi masyarakat, jangan percaya data hoax yang tidak sesuai dengan daftar yang dikeluarkan Kementerian,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir di Jakarta, sebagaimana dikutip dari laman Dikti.go.id.
Nasir menambahkan adanya klasterisasi itu dapat membantu Kemenristekdikti menyusun formula tepat guna pembinaan perguruan tinggi di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti Patdono Suwignjo mengatakan pada tahun ini telah dilakukan penyempurnaan dari tahun sebelumnya.
Penyempurnaan tersebut dikutip dari Dikti. go.id meliputi beberapa perubahan atau penambahan indikator sehingga diharapkan komponen utama tersebut dapat lebih mencerminkan kondisi perguruan tinggi Indonesia sesuai dengan cakupan pada masing-masing komponen utama tersebut.
Pada pengelompokan/klasterisasi tahun 2017 ini, indikator kualitas kelembagaan mengalami perubahan. Pada tahun sebelumnya hanya dicermin oleh indikator akreditasi institusi dan akreditasi program studi.
Maka, pada tahun 2017 ini indikator kualitas kelembagaan ditambah dengan indikator jumlah program studi yang telah memiliki akreditasi/sertifikasi International dan jumlah mahasiswa asing.
Indikator yang mencerminkan Kualitas Kemahasiswaan tidak mengalami perubahan yaitu prestasi mahasiswa.
Baca Juga : Pipa Terus Bocor, Wali Kota Malang Sutiaji Beri Komentar Ini
Akan tetapi variabel yang mencerminkan prestasi mahasiswa tersebut lebih dipertajam dan diperluas, yaitu prestasi mahasiswa secara nasional dan Internasional baik pada kegiatan-kegiatan yang dikelola oleh Kemenristekdikti maupun non-kemenristekdikti, juga tingkat kepedulian perguruan tinggi/institusi terhadap kegiatan kemahasiswaan pun menjadi pertimbangan.
Sedangkan indikator yang mencerminkan kualitas penelitian mengalami penambahan yaitu tidak hanya kinerja penelitian dan rasio jumlah publikasi terindeks terhadap jumlah dosen, tetapi juga ditambah indikator terkait kinerja pengabdian pada masyarakat.
Lebih lanjut, untuk lebih mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui revitalisasi politeknik, maka klasterisasi perguruan tinggi Indonesia pada tahun 2017 ini digolongkan dalam dua kelompok yaitu kelompok Politeknik dan kelompok non-politeknik (universitas, institut, dan lainnya).
Dari klaterisasi perguruan tinggi di tingkat non-politeknik itu ada delapan kampus di Kota Malang yang masuk dalam daftar yakni Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Merdeka Malang (Unmer), Universitas Islam Malang (Unisma), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, dan Universitas Widyagama Malang (Uwiga). (*)
