MALANGTIMES - Momen liburan 17 Agustus dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke tempat wisata. Salah satunya wisata sejarah Candi Sumberawan di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Di sini pengunjung mengabadikan momen berfoto ria.
Stupa Sumberawan ini memiliki karakteristik wisata sejarah tentang peninggalan Kerajaan Singasari pada masa abad ke-15 silam. Candi ini memiliki lokasi yang strategis, yakni berada di area hutan dan visual alam yang indah. Apalagi di sekitar area candi terdapat telaga yang memiliki air jernih.
Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19
Ketika menuju area candi, pengunjung akan dimanjakan suasana alam dengan udara yang sejuk. Tak heran bila wisatawan yang mengunjungi akan betah di lokasi Candi Sumberawan.
Area candi juga ada tempat duduk bersantai untuk menghilangkan rasa kejenuhan serta mendengarkan suasana hening alam yang tenang.
Salah satu wisatawan asal Kota Malang, Anita Rahmawati yang datang bersama keluarganya, mengatakan memilih liburan ke wisata sejarah Candi Sumberawan karena tertarik dengan sejarahnya dan penasaran dengan bentuk relief candi.
"Iya saya datang ke sini untuk menambah wawasan sejarah candi dan bentuknya yang unik serta berbeda dengan candi lainnya. Selain itu, tempatnya sangat tenang, apalagi di tengah hutan pinus yang sejuk. Saya jadi menikmati liburan kerja dengan tenang di sini," kata Anita kepada MalangTIMES sembari dirinya berkeliling melihat seputar area candi, Kamis (17/8/2017).
Tidak hanya memahami sejarah candi. Anita bersama keluarganya mengabadikan momen foto bareng di depan bangunan Candi Sumberawan yang berlatar pemandangan alam. "D isini tempatnya juga bagus untuk foto bersama. Apalagi anak saya pertama datang ke sini. Dia yang mengajak liburan ke Candi Sumberawan karena penasaran ingin foto di candi itu," ungkap perempuan 49 tahun tersebut.
Candi Sumberawan terbuat dari batu andesit berukuran panjang 6,25 meter, lebar 6,25 meter, dan tinggi 5,23 meter. Candi ini dibangun pada ketinggian 650 meter di atas permukaan air laut, yakni di kaki Gunung Arjuna.
Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat
Dari pantauan MalangTIMES, sore itu wisatawan yang berkunjung Candi Sumberawan sekitar 50 orang, mulai dari anak-anak, pelajar, remaja hingga orang dewasa.
Keunikan yang menjadi daya tarik wisatawan di Candi Sumberawan yang berbeda dengan candi lainnya adalah tak memiliki tangga dan relief pada dindingnya. Kalau di candi lain fungsi tangga candi untuk menyimpan benda suci, tapi tangga Candi Sumberawan digunakan untuk pemujaan. (*)
