Masih adanya sebagian besar warga yang menggunakan WC cemplung alias jamban di sungai membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember melalui UPT Puskesmas Tanggul melakukan sosialisasi jamban sehat. Sosialisasi disampaikan kepada warga yang tinggal di Dusun Krajan Kamaran, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Jember.
Tujuan sosialisasi ini, menurut Heri Dwi Sasongko selaku koordinator kesehatan lingkungan UPT Puskesmas Tanggul, agar warga mengubah perilakunya dari menggunakan sungai atau WC cemplung dengan menggunakan jamban atau WC kloset.
“Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat berperilaku dan mempunyai kesadaran untuk hidup lebih sehat. Sebab, dari pendataan kami di kampung sini, ada sekitar 10 persen dari 72 KK yang menggunakan WC kloset. Sisanya masih menggunakan jamban yang belum layak, sehingga perlu memberikan pemahaman kepada warga,” ujar dia.
Kepada masyarakat, Dinkes juga menyatakan bahwa berperilaku hidup sehat itu tidak harus mahal. Artinya, jika warga tidak mampu membuat jamban, itu tidak harus permanen yang membutuhkan uang banyak, tetapi cukup menutup lubang pembuangan seperti halnya kloset.
“Jadi, masih banyak masyarakat membuang air di aliran sungai atau membuat WC cemplung. Dan kita bersyukur selama sosialisasi, masyarakat mengerti dan berjanji akan membuat jamban yang lebih sehat,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Desa Tanggul Kulon Arifin Wahyuono mengatakan, pihaknya akan terus berkomitmen dan bersinergi dengan semua pihak untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi warganya. Termasuk masalah penyehatan lingkungan pemukiman, khususnya soal pembuangan tinja sebagai salah satu dari berbagai masalah kesehatan yang perlu mendapatkan prioritas.
“Kami akan prioritaskan pembangunan WC umum untuk warga. Namun setelah dibangun, kami meminta warga juga komitmen untuk merawat dan menggunakan dengan sebaik-baiknya. Tidak ada lagi alasan untuk menggunakan jamban yang tidak sehat,” ucapnya.
Menurut Arifin, dengan kerja keras, petugas puskesmas yang bersinergi dengan pemdes serta muspika akan bergotong-royong membangun jamban sehat di setiap rumah warga. Terutama di Kampung Kamaran.
“Kami berharap apresiasi ini memberikan motivasi bagi warga lain untuk terus meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga derajat kesehatan masyarakat Desa Tanggul Kulon,” pungkasnya.
