Dunia kreatif memang selalu mampu menghasilkan hal yang menarik, salah satunya adalah kerajinan lukisan sulam pita. Di zaman sekarang, lukisan sulam pita pun semakin diminati banyak orang. Dan tentu saja, karya seni indah bermunculan hanya dengan menggunakan pita dan jarum.
Seperti Khoirul Badriah warga Dusun Katang, Desa Sukerojo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, mulai menekuni lukisan sulam pita sejak empat tahun lalu. Awal mula ketertarikannya terhadap lukisan sulam pita berawal dari punya baju yang disulam pita, ia mulai tertarik dan belajar menyulam pita.
Badriah mengaku, ia mempelajari sulam pita secara otodidak melalui buku dan internet dan ia kembangkan dan kreasikan sendiri.
Di sela-sela waktu mengurus keluarga, Badriah memanfaatkan waktu senggang, untuk mengerjakan lukisan sulam pita yang menjadi keasyikan baru.
"Untuk sulam pita saya hanya fokus ke hiasan dinding. Untuk tingkat kesulitannya sendiri, kita harus pintar- pintar memilih bahan pita. Kalau kita kena pita yang bahannya tebal dan ukurannya lebih tebal, disulam di media kain blacu akan lebih keras menariknya. Kalau medianya kain strimin yang sudah ada lubang lubangnya itu lebih mudah," tutur ibu dua anak ini.
Menurutnya, untuk prosesnya pengerjaan lukisan sulam pita untuk hiasan dinding, awalnya dia seket dulu terus saya sulam baru di cat. Soalnya Kalau di cat dulu nyulamnya agak kesulitan karena keras. Yang lebih rumit waktu pengerjaan ngecatnya, karena di sela-sela benang dan pita harus berhati-hati supaya tidak terkena cat di benang dan pitanya.
"Kalau untuk pengerjaan satu lukisan pita sulam macam- macam ukuran, rata-rata membutuhkan tiga gulung pita, dan waktu pengerjaannya paling cepat satu minggu. Untuk harga paling mahal 2 juta rupiah, 200 ribu dan paling murah dengan harga 70 ribu," ungkap Badriah.
Ia mulai menjual produknya sekitar tahun 2015. Untuk pembelinya sendiri banyak dari luar kota, karena ia menjual hasil karyanya melalui online.
Selain memproduksi hasil karya seninya, ia juga sering mengikuti pameran keluar kota, hingga sampai Jakarta. Dari hasil keterampilan tangannya sudah banyak menghasilkan berbagai karya seni dari kerajinan lukisan pita sulam.
