Istri Wali Kota Malang, Widayati yang juga Ketua TP PKK Kota Malang merupakan salah satu istri pejabat yang dikenal fashionable. Beberapa penampilannya menjadi sorotan, dan bahkan sempat melenggang di panggung Jogja Fashion Week (JFW) beberapa bulan silam.
Ternyata, ada beberapa pedoman yang dilakukan Widayati untuk menjaga penampilannya selalu prima.
Ditemui di sela kegiatan Malang City Expo 2019 di Stadion Luar Gajayana, hari ini (17/7/2019) Widayati tampak menyempatkan diri mengunjungi stan-stan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) asal Kota Malang yang ikut berpameran. Dia pun tampak membeli beberapa aksesori dari para perajin. Penampilannya yang anggun menuai pujian dari pengunjung maupun para penjaga stan yang ingin berfoto bersama.
Menanggapi hal tersebut, perempuan kelahiran Trenggalek itu mengaku membeli aksesori untuk dikenakan di berbagai kesempatan. "Kalau saya sebagai ibu wali kota sebenarnya tidak ada tips khusus dalam berpenampilan. Kalau disebut fashionable, itu semata hanya ingin UMKM di Kota Malang bisa terpublikasi," tuturnya.
Dia mengaku selalu mengenakan produk-produk UMKM lokal saat menghadiri berbagai kegiatan resmi maupun non-formal. "Yang saya pakai semuanya produk lokal. Kalau diistilahkan bisa jadi brand ambasador produk UMKM Kota Malang," tuturnya.
Hanya saja, perempuan yang juga bertugas sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kota Malang itu tak serampangan dalam mengenakan aksesori.
"Memang ketika keluar memakai produk-produk itu di tubuh kita, yaa harusnya disesuaikan. Jadi baju apa yang dipakai, biasanya dipilih hiasan yang senada. Tentunya harus matching," ujarnya.
"Prinsip saya, boleh glamour tetapi tidak harus mahal, tetap di koridor dan jangan sampai kelihatan ndesit (kampungan)," tambahnya.
Dia juga menyebut bahwa baju-baju yang dia kenakan rata-rata merupakan hasil rancangan desainer-desainer andalan Kota Malang yang tergabung dalam Indonesian Fashion Chamber (IFC) seperti Trya Febianie (Antique Batik) atau Agus Sunandar (Samsuga).
Widayati mengakui, kerap dia menjadi pusat perhatian ketika ada kegiatan-kegiatan yang dihadiri sebagai Ketua TP PKK Kota Malang.
"Jadi ketika ada kegiatan di provinsi, misalnya, ibu-ibu wali kota atau bupati yang lain langsung ingat, saya dari Kota Malang. Mereka juga langsung menyapa karena hapal dengan ciri khas saya," urai ibu lima anak ini.
Selain itu, Widayati juga menekankan pentingnya kepercayaan diri. Karena tampil fashionable secara otomatis akan langsung menjadi pusat perhatian. "Saya juga harus pede (percaya diri) agar bisa menonjolkan produk-produk Kota Malang," pungkasnya.
