Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Versi Habib Syahri Alaydrus, Sayyidina Ali Meramalkan Indonesia Akan Berakhir seperti Ini

Penulis : Imarotul Izzah - Editor : Yunan Helmy

02 - May - 2019, 16:07

Placeholder
Peta kuno Indonesia. (Foto: Wikipedia)

Beberapa tahun lalu ketika Habib Syahri Alaydrus masih tinggal di Timur Tengah, ia menemukan buku kuno yang berisi pernyataan Sayyidina Ali mengenai akhir zaman.

Dalam buku itu, dijelaskan mengenai suatu negara yang ditafsirkan oleh penyusunnya sebagai negara Jepang. Tetapi, ciri-cirinya yakni ada umat di Asia. Mereka beriman kepada Allah dan kepada Rasulnya, tanahnya sangat luas, dan banyak manusia yang hijrah ke sana.

Dikatakan bahwa penduduknya bukan orang Arab, namun orangnya baik-baik. Orang-orang itu membaca Alquran. Negara tersebut mempunyai pulau ratusan lebih. Pulaunya ada banyak dan di sana hiduplah keturunan-keturunannya. Negeri tersebut banyak mengalami gempa bumi. Dikatakan bahwa negara tersebut di Asia, tapi letaknya jauh.

"Tetapi Ikhwan sekalian, dapat dipastikan 1.000 persen bahwasanya ini bukanlah Jepang. Karena semua ciri-ciri yang disebutkan oleh Sayyidina Ali sesuai dengan Indonesia," kata Habib Syahri.

Dijelaskan olehnya, ketika dikatakan umat yang beriman kepada Allah dan kepada Rasul-nya, tentu yang dibicarakan adalah yang mayoritas, bukan minoritas. "Apakah mayoritas di Jepang beriman kepada Allah dan kepada Rasul? Tidak!" imbuhnya.

Indonesia adalah negara tanahnya luas dan banyak yang hijrah ke sana. Selain itu, orang-orangnya non-Arab namun membaca Alquran. Seperti yang diketahui, rata-rata masyarakat di indonesia membaca Alquran. Selain itu, tak dapat dipungkiri bahwa di Indonesia banyak terjadi gempa.

"Alim yang memberinya judul Jepang ini lupa Indonesia. Jadi, kena di Asia dan kata-kata gempa, yang terkenal adalah Jepang. Padahal di Indonesia luar biasa seringnya gempa. Walau tidak sebesar di sana, tapi sering di Indonesia. Jumlah pulaunya di atas ratusan, Indonesia ribuan," paparnya.

Negeri ini nantinya akan menjadi jaya. Semua pulau-pulaunya akan terbuka di masa Imam Mahdi dan Nabi Isa. Indonesia menjadi negara yang signifikan dan pengaruh ketika dunia sudah berada di tangan para pewaris kenabian, yakni orang-orang saleh. Segala industri di negeri ini di masa depan akan hidup kembali.

"Dan Ikhwan sekalian, janganlah kecil hati. Indonesia akan berjalan ke jalan yang lebih baik dan lebih baik, Insya Allah. Tidak perlu pesimis," tuturnya.

Yang terpenting, orang Indonesia harus bertanggung jawab untuk mencintai lingkungan tanah air negeri. Itu adalah sifatnya orang-orang yang beriman karena semakin orang peduli, maka semakin tinggi imannya.

"Dia tidak akan mendahulukan ambisi. Dia akan melawan rasa iri dan dia akan melawan korupsi. Sehingga dia menjadi negeri yang diberkati," pungkasnya.

 


Topik

Serba Serbi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Imarotul Izzah

Editor

Yunan Helmy