MALANGTIMES - Warga sekitar Jalan Ikan Sepat pagi tadi dihebohkankejadian nyaris terbakarnya sekolah TK Dharma Wanita Satya Negara. TK yang memang masih sepi dari aktivitas belajar mengajar tersebut nyaris terbakar karena meledaknya sebuah botol parfum yang diperkirakan masih mengandung gas.
Di samping TK memang terdapat tumpukan sampah. Mungkin karena udara yang panas serta tumpukan yang sangat banyak, botol parfum di tumpukan sampah itu meledak dan menyebabkan terbakarnya sampah.
Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat
Kepala TK Dharma Wanita Satya Negara Jumiati mengatakan, beruntung kebakaran tidak menyebabkan sarana belajar siswa lainnya ikut terbakar. Dia sendiri selama libur Lebaran juga tidak mengetahui ada tumpukan sampah sebanyak itu di samping kelas.
"Kalau tumpukan sampah itu, saya malah tidak tahu. Memang biasanya ada tukang sapu, namanya Pak Ran, suka nitip sampah, namun tidak sebanyak itu. Kadang satu sak ditaruh pojok. Tapi selama Lebaran ini kok numpuk banyak. Orangnya juga tidak konfirmasi ke saya," ucapnya beberapa menit yang lalu (3/7/2017).
Saksi mata Sugeng Pramono (50), warga sekitar Jalan Ikan Sepat, mengatakan kejadian sendiri diketahui sekitar pukul 9.35. Saat itu tetangga sebelah sekolah langsung melaporkan kepada warga lain dan selanjutnya ada yang memangil pemadam kebakaran. "Ada ada sekitar empat mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi. Namun untungnya kebakaran bisa cepat diredam dan tidak semakin besar," ungkapnya.
Baca Juga : Usul Pemakaman Nakes Covid-19 di TMP & Anugerah Bintang Jasa Berujung Bully untuk Ganjar
Akibat kebakaran itu, kaca-kaca kendela sekolah pecah terkena panasnya kobaran api. Material lain yang terbakar adalah karpet serta sampah-dampah yang menumpuk. "Alhamdulilah tidak terlalu mengalami kerugian. Siswa untungnya juga masih libur. Di sini sendiri ada 47 siswa," kata Jumiati. (*)
