Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pertama kalinya lakukan penerbangan menggunakan pesawat Hercules C130 dengan duduk di kokpit pesawat. Penerbangan tersebut, dilakukannya bersama jajaran Forkompimda, Plt Bupati Malang Muhammad Sanusi, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko serta ratusan murid Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Batu.
“Saya naik Hercules sudah beberapa kali, tapi kalau di kokpit baru pertama kali” ujar Khofifah seusai turun dari pesawat Hercules C130 milik Lanud Abdulrachman Saleh, senin (8/4/2019), kepala malangtimes.com.
Dalam penerbangan pertamanya di kokpit tersebut, ia mengatakan tidak tahu tentang bahasa penerbangan dalam pesawat Hercules. Namun ia mengatakan dalam penerbangan yang berlangsung selama 30 menit tersebut ia mengaku sangat enjoy. “Saya tidak tahu bahasa penerbangannya,” lanjutnya.
Bahkan, ia sampai memuji pilot dan co-pilot dari pesawat yang ditumpanginya tersebut. Pasalnya, dalam penerbangan pertamanya di kokpit tersebut, ia mengaku tidak merasakan adanya guncangan saat pesawat take off hingga landing. “Di dalam pesawat tidak terasa apa-apa, sangat mulus, kayaknya dipilihkan pak Danlanud pilotnya keren. Menurut saya very soft landing,” terangnya.
Ia mengatakan bahwa penerbangan tersebut merupakan sesuatu yang langka yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Sebab, penerbangan tersebut dilakukannya bersama para anak berkebutuhan khusus (ABK) yang membuatnya sampai tersentuh. Sebab, penerbangan tersebut menurutnya sesuatu yang istimewa bagi para ABK karena sudah diajak naik pesawat secara gratis.
“Ini adalah sapaan yang mungkin tidak pernah terlupakan oleh para ABK, diajak naik pesawat dan ada suasana pasti bahagia, tapi haru,” ujar Khofifah kepada malangtimes.com
Kemudian, ia mengatakan bahwa penerbangan Joy Flight dalam peringatan HUT ke-73 TNI AU tersebut merupakan sebuah sapaan yang indah untuk para ABK dan tentunya merupakan pengalaman yang tak terlupakan bagi Gubernur Jatim.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengatakan saaat di dalam pesawat ia melihat para ABK yang terbang bersamanya dalam satu pesawat tersebut merasa senang. Namun, ia juga mengatakan ada beberapa ABK yang merasa takut. “Saya melihat di dalam pesawat anak-anak itu merasa bahagia, ada yang tepuk tangan, ada yang nyanyi, tapi juga ada yang takut” ujar jelas Edi.
Namun, di kali pertamanya naik pesawat Hercules C130 tersebut, ia mengaku merasa senang. Terlebih lagi penerbangannya tersebut merupakan pendampingan kepada Gubernur Jatim.
