Bendahara Umum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Blitar, Sutanto atau akrab dipanggil Mas Genik, berkomitmen partainya tetap menjadi bagian di eksekutif Pemerintah Kota Blitar.
Karena hal itu, tadi pagi pukul 10.00 WIB, dia mendaftarkan diri sebagai calon wakil Walikota Blitar melalui penjaringan internal partai, di kantor DPC PDIP Kota Blitar Kepanjenkidul Kota Blitar.
"Jadi disamping kewajiban kami sebagai kader, karena ada kekosongan Wakil Walikota ini, saya juga mendapat dorongan dari pengurus PDIP lama, untuk memperkuat di eksekutif. Kalau di eksekutif tidak ada kader yang kuat, nanti kedepannya PDIP akan berkurang atau tidak kuat. Jadi kami akan memperkuat di eksekutif," jelas Sutanto kepada awak media, Senin (25/02/2019).
Genik menjelaskan, dua hari sebelum dibuka pendaftaran penjaringan calon wakil Walikota Blitar atau hari Sabtu, 23 Februari kemarin, dia mengkuti rapat DPC PDIP Kota Blitar.
Rapat itu salah satu agenda membahas sejumlah nama kader partai yang santer untuk bersaing memperebutkan kursi wakil Walikota Blitar. Ada lima nama yang dibahas dalam rapat internal partai tersebut, termasuk muncul nama dia sendiri.
Sementara empat nama lainnya ialah Henry Pradipta Anwar putra sulung Samanhudi Anwar, Syahrul Alim, Karji dan Hendri Srikaton. Sebab, beberapa nama ini memang sangat banyak diperbincankan di internal maupun eksternal partai yang ditengarai untuk menuai jabatan wakil Walikota Blitar.
"Rapat kemarin juga membahas untuk kekosongan ketua fraksi PDIP di DPRD Kota Blitar yang semula dijabat pak Said Nofandi, yang sekarang jadi ketua DPRD, saya menjadi ketua fraksi," tukasnya.
"Saya sudah tiga periode di dewan, artinya mulai jaman Mas Djarot hingga pak Hudi, Insyaallah jika dipercaya DPP untuk menggantikan Wakil Walikota, saya sudah siap karena berpengalaman di eksekutif," pungkasnya.(*)
