Komando Distrik Militer (Kodim) 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu, menggelar kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial tahun 2017 di Aula Makodim, Selasa (30/05).
Baca Juga : Draft Sudah Final, Besok Pemkot Malang Ajukan PSBB
Kegiatan ini diikuti 145 orang peserta terdiri dari tokoh masyarakat Kota Batu dan Kabupaten Malang, para Babinsa dan juga Danramil jajaran Kodim 0818.
Pembinaan peta jarak jaring teritorial ini bertujuan untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang aman tentram serta dinamis. Tentunya dengan adanya jaminan rasa aman ini akan mampu memotivasi masyarakat untuk lebih giat dalam upaya pembangunan di segala bidang.
"Acara ini juga merupakan wujud pembinaan mitra karib TNI dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok pembinaan teritorial yang merupakan fungsi utama," kata Letkol. Arm. Muridan, Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu kepada MALANGTIMES.
Menurutnya miitra karib TNI dalam ikut serta melaksanakan pembinaan teritorial menjadi penting sebagai perpanjangan tangan aparat Komando Kewilayahan dalam upaya mendapatkan berbagai informasi di wilayahnya.
Hubungan mitra karib yang berasal dari masyarakat dengan TNI merupakan fakta sejarah kemanunggalan dalam menghadapi berbagai permasalahan dan ancaman yang akan mengganggu stabilitas bangsa dan negara.
"Karena itu mari jadikan masyarakat sebagai mitra kita yang akan memberikan informasi apapun di wilayah itu sehingga akan mendukung tugas pokok dari Kodim itu sendiri," ujar Muridan.
Menurut Muridan juga, melalui kegiatan ini, sasaran yang ingin terwujud yakni untuk meningkatkan deteksi dini tentang dinamika perkembangan situasi wilayah.
Baca Juga : Hari ke 2 Proses Pencarian Pendaki Hilang karena Kesurupan, Puluhan Personel Dikerahkan
Untuk mendeteksi dini perkembangan wilayah, maka kemampuan memecahkan masalah, memiliki kemampuan mengayomi, memiliki kemampuan berkomunikasi, memiliki wawasan pengetahuan yang luas, serta senantiasa menjadi panutan dan suri tauladan adalah harga mati bagi TNI dalam menggalang mitra karib.
Pentingnya pembinaan peta jarak jaring teritorial selain berfungsi sebagai kekuatan pertahanan, sekaligus untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Ini juga untuk menunjukkan TNI sebagai alat pertahanan negara, menegakkan kedaulatan negara, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara," ujar Muridan.
Muridan juga meminta dalam kegiatan pembinaan teritorial perlu adanya tindakan antisipasi aparat kewilayahan termasuk Babinsa, untuk menghadapi berbagai kerawanan yang terjadi di wilayahnya.
"Tingkatkan terus pemahaman tentang pembinaan peta jarak jaring teritorial di Satuan Komando Kewilayahan, sehingga memperlancar kegiatan deteksi dini, cegah dini dan sistem lapor cepat," pungkasnya.
