Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Misa Natal Gereja Kayutangan, Pastor Ajak Umat Maknai Natal di Tengah Riak Politik dan Bencana Alam

Penulis : Imarotul Izzah - Editor : Heryanto

25 - Dec - 2018, 03:27

Placeholder
Dalam Gereja Kayutangan (foto: Imarotul Izzah/Malang Times)

Malam natal dirayakan di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus atau yang lebih dikenal dengan nama Gereja Kayutangan malam ini (24/12).

Dalam misa atau perayaan tersebut, Pastor Kepala Paroki Hati Kudus Yesus Malang Rm. Alberto A. Djono Moi, O.Carm mengajak umat gereja untuk membuka mata akan situasi saat ini.

Ia juga mengajak umat untuk memaknai natal dalam situasi semacam ini. Situasi macam apakah itu?

Romo menyatakan bahwa natal kali ini dirayakan di tengah-tengah riak politik yang kian memanas, bencana alam yang terjadi di mana-mana, yakni di tengah kesedihan masyarakat di Anyer, Tanjung Lesung, Lombok, Palu, dan Donggala. 

Sukacita natal saat ini dirayakan di tengah-tengah jutaan orang yang menderita.

"Di tengah-tengah orang yang merasa agamanya paling benar, di tengah-tengah orang yang tidak mau peduli lagi dengan sesamanya, di tengah-tengah orang yang mencari kekuasaan dengan menjatuhkan sesama, di tengah-tengah orang yang memiliki nafsu untuk menguasai, di tengah-tengah orang yang menggunakan agama sebagai tameng untuk meraih kekuasaan," imbuhnya.

Ia melanjutkan, bahwa natal kali ini dirayakan di tengah-tengah orang yang memanfaatkan orang kecil dan sederhana untuk mencari popularitas, dan di tengah-tengah orang yang merasa bahwa Allah itu begitu jauh dari manusia.

Untuk itu, Romo mengajak umat di Gereja Kayutangan untuk memaknai natal dalam situasi saat ini dengan memahami bahwa Tuhan dekat dan tidak akan pernah meninggalkan. 

Ia juga mengajak umat untuk meniru sifat-sifat Allah. Salah satunya adalah menjadi orang yang mau menyatukan, bukan memecah belah.

"Sifat-sifat Allah ini harus hidup dalam hidup kita. Menjadi orang yang mau mengasihi bukan mencaci maki, menjadi orang yang mau menyatukan, bukan memecah belah," ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan umat untuk menjadi orang yang membela kebenaran, bukan malah membenarkan diri dan mencari kesalahan pada orang lain.

 


Topik

Agama berita-malang Misa-Natal- Gereja-Kayutangan Ajak-Umat-Maknai- Riak-Politik-dan-Bencana-Alam



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Imarotul Izzah

Editor

Heryanto