Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Pencemaran Lingkungan Didominasi Limbah Rumah Tangga, Ini Imbauan DLH Pemkab Blitar

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

06 - Dec - 2018, 02:15

Placeholder
Warga, TNI dan DLH Pemkab Blitar gotong-royong membersihkan sampah di Kali Lekso.(Foto : Team BlitarTIMES)

Permasalahan sampah di Kabupaten Blitar belum tuntas. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai tentunya akan menimbulkan berbagai masalah baru jika tidak cepat diatasi, terutama memasuki musim penghujan seperti sekarang.

Eko Hamanto, kasi perlindungan dan pemulihan kerusakan lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar, mengatakan  sampah di Kabupaten Blitar didominasi sampah plastik dan rumah tangga. Hal ini dapat kita jumpai di sekitar aliran Sungai Lekso, Sungai Bogel, dan beberapa sungai lainnya.

“Memang ini yang pertama didominasi oleh sampah rumah tangga seperti sampah plastik semacam popok. Terus kemasan-kemasan plastik. Memang yang dominan ini sampah dari rumah tangga dan limbah saluran air rumah tangga yang dibuang ke sungai,” terang Eko kepada BLITARTIMES, Rabu (4/12/2018).

Eko menambahkan, saat ini pihaknya sedang bekerja keras memberikan imbauan dan menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai.

“Kami telah memasang papan imbauan di sekitar sungai. Namun tetap ada warga yang membuang sampah ke sungai. Sehingga kami bersama dengan warga masyarakat saat ini mengintensifkan sosialisasi dan pembersihan sungai secara gotong royong,” tambah dia.

Selain itu, DLH Pemkab Blitar akan terus memantau pengolahan limbah industri di sekitar aliran sungai. Terutama untuk meminimalisasi tingkat pencemaran lingkungan dan juga peluapan aliran sungai akibat sampah.

“Jadi, kalau dari perusahaan-perusaan sudah kami antisipasi. Jadi, baik monitorig dari wasdar itu sendiri, khususnya perusahaan-perusahaan yang jalur aliran sungai ini kami ketati kaitannya untuk limbahnya,” ucapnya.

Eko berharap, dalam rangka mengurangi pencemaran lingkungan di Kabupaten Blitar, pemerintah desa ikut menyosialisasikan kepada masyarakat untuk membuang sampah di tempat-tempat yang sudah disediakan.

“Mobil-mobil sampah dan TPA dari kami akan terus men-support. Tidak banyak tapi ada. Dan kami harapkan dari desa atau kelurahan ikut berperan dalam pengelolaan lingkungan dan juga memenuhi sarana prasarana yang dibutuhkan. Terutama untuk lingkungan, karena permasalahan lingkungan ini akan menjadi permasalahan kita bersama. Buksn hanya DLH,” pungkasnya. (*)


Topik

Pemerintahan blitar berita-blitar Pencemaran-Lingkungan Limbah-Rumah-Tangga DLH-Pemkab-Blitar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy