Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Akhirnya, Jenazah Mahasiswi Kedokteran Itu Pulang ke Malang setelah Dua Pekan Tertahan di Jerman 

Penulis : Nurlayla Ratri - Editor : Yunan Helmy

24 - Aug - 2018, 13:32

Placeholder
Foto semasa hidup Shinta Putri Dina Pertiwi. (Foto: Kitabisa.com)

Dua pekan bukan waktu yang sekejap bagi keluarga almarhumah Shinta Putri Dina Pertiwi. Setelah dikabarkan meninggal akibat tenggelam di Danau Trebgaster, Bavaria, Jerman pada 9 Agustus lalu, hari ini (24/8/2018) rencananya jasad mahasiswi berusia 22 tahun itu akan tiba di Malang.

Umi Salamah, ibu kandung Shinta, mengungkapkan bahwa jenazah putrinya tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kemarin (23/8/2018) sekitar pukul 11.30 WIB. Karena keterbatasan maskapai angkutan udara ke Malang, Shinta yang terbujur kaku di peti mati baru bisa diterbangkan paagi ini. "Berangkat pagi pukul 07.15 dari Jakarta, diperkirakan pukul 08.40 sampai di Malang," ungkapnya.

Menurut Umi, setelah sampai di Malang, jenazah tidak langsung dibawa ke pemakaman. Jenazah Shinta disemayamkan di rumah duka terlebih dahulu di Jalan Bandulan Gang 12, Kota Malang. "Disemayamkan untuk disalatkan oleh keluarga dan kerabat sampai pukul 11.30. Setelah itu dibawa ke Masjid Miftahul Huda Bandulan untuk disalatkan setelah salat Jumat," katanya.

Baru setelah itu, tubuh Shinta akan dibaringkan di peraduan terakhirnya di pemakaman Punden Bandulan Gang 8 sekitar pukul 13.00. "Kepada para sahabat dan handai taulan yang berkenan menyalatkan dan mengantarkan ke pemakaman dipersilakan hadir," tutur Umi.

Pihak keluarga juga telah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari meminta penggalian lahat, juga membuat kembali kembar mayang atau rangkaian janur (daun kepala yang muda) untuk dibawa ke pekuburan. "Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhummah. Semoga Allah mengabulkan semua doa kita untuk almarhummah Shinta Putri Dina Pertiwi dan mencatatnya sebagai amal saleh kita," ucap Umi. 

Seperti diketahui, pemulangan jenazah Shinta sempat terkendala karena keluarga kekurangan biaya. Berbagai upaya dilakukan. Salah satunya dengan membuka donasi melalui jejaring bantuan Kitabisa.com dan juga dari donatur lainnya. 

Diberitakan, Shinta di Jerman awalnya menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Leipzig melalui jalur beasiswa. Setelah selesai belajar di Universitas Leipziq, alumnus SMAN 7 Kota Malang itu melanjutkan studinya ke Universitas Bayreuth. Di kampus yang berdiri pada tahun 1975 itu, Shinta mengambil konsentrasi kedokteran forensik.

Sayang, sebelum meraih gelar akademik dari Universitas Bayreuth, Shinta terlebih dahulu meregang nyawa. Ia tenggelam di Danau Trebgaster, Jerman, pada Rabu 8 Agustus 2018. Danau dengan panjang 680 meter dan lebar 220 meter itu ada di kompleks kampus. (*)


Topik

Peristiwa Jenazah-Mahasiswi-Kedokteran mahasiswi-tenggelam-di-jerman jenazah-tiba-di-malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurlayla Ratri

Editor

Yunan Helmy