Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Wisata

Libur Lebaran, Wisata Hutan Pinus Gogoniti Diserbu Pengunjung

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Heryanto

20 - Jun - 2018, 23:17

Placeholder
Wisata Hutan Pinus Gogoniti.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Wisata Hutan Pinus Gogoniti di Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, diserbu pengunjung selama liburan hari raya Idul Fitri.

Wisata ini berlokasi di dataran tinggi lereng Gunung Kawi. Udara sejuk khas pegunungan dipadu dengan banyaknya pohon pinus membuat wisatawan nyaman dan betah berlama-lama di tempat ini. Pengunjung datang dari dalam dan luar Blitar.

Menurut catatan pengelola, jumlah pengunjung mencapai 10 ribu orang.

Banyak ornamen menarik yang menjadi daya tarik untuk berfoto.Pengunjung merasa rugi jika tidak berfoto atau selfi di lokasi ini.

“Jumlah pengunjung wisata meningkat dibanding hari biasa. Selama lebaran ini kita siapkan lebih dari 10 ribu tiket. Rata-rata dalam sehari 1.000 tiket ludes,” kata pengelola Wisata Desa Gogoniti sekaligus Kepala Desa Kemirigede, Hari Purnawan, Rabu (20/6/2018).

Selain itu, pengelola juga sudah menyediakan banyak gasebo berkonsep warung joglo yang menyedikan aneka kuliner tradisional seperti kicak, cenil, ampok, nasi tiwul dan lainnya.

Pantauan BLITARTIMES, kebanyakan pengunjung membawa keluarga masing-masing.

Antrean juga terjadi di dalam lokasi wisata untuk foto di spot yang sudah tersedia. Selain spot foto wahana yang paling banyak diminati adalah wisata berkuda.

Sebagai informasi, wisata ini digagas Pemerintah Desa Kemirigede dan warga setempat. Tanah yang ditempati adalah lahan milik Perhutani seluas 6 hektar.

Untuk menuju ke Gogoniti, rutenya cukup mudah ditempuh. Dari pertigaan barat SPBU Kesamben, menuju utara ke arah Desa Pagerwojo, Desa Tepas, dan kemudian Desa Kemirigede. Cukup seperempat jam saja dari pusat Kecamatan Kesamben.

Jangan lupa wisata ini hanya buka pukul 07.00 sampai 17.30 WIB. Untuk Anda yang akan pergi ke Gumuk Sapu Angin, tidak ada salahnya untuk mampir ke Hutan Pinus Gogoniti karena berada pada satu jalur yang sama apabila Anda berangkat dari Kesamben.

Selain menawarkan keindahan alam, ternyata Gunung Gogoniti juga menyimpan suatu tanda sejarah. Letaknya terletak di puncak bukit.

Warga setempat menyebutnya punden, tempat untuk nyadaran dan bersih desa. Yang dipundenkan adalah tokoh sesepuh desa bernama Nitikusumo.

Punden yang terletak di puncak bukit itu hanya dapat diakses melaui jalan makadam. Tanjakan dan tikungan yang berkelok-kelok juga menambah tantangan dalam perjalanan ini.

Di dalam punden tersebut terdapat sebuah makam yang dikelilingi empat buah umpak. Uniknya, nisan dari makam tersebut adalah prasasti. Prasasti itulah yang selama ini dikenal dengan nama Prasasti Gogoniti.

Menurut Hari Purnawan, wisata Gogoniti ini terus dikembangkan. Saat ini pihaknya tengah membangun akses jalan berupa jalan rabat.

Pengelola juga tengah mengembangkan homestay dengan memanfaatkan potensi rumah-rumah penduduk.

“Untuk menciptakan homestay yang berkelas butuh SDM yang mumpuni. Warga juga harus membenahi rumahnya dan senantiasa menjaga kebersihan. Ini yang tengah kita siapkan. Harapannya nanti wisatawan bisa menginap dan berlama-lama di Gogoniti, imbasnya ke perbaikan ekonomi rakyat,” tuntasnya.


Topik

Wisata berita-blitar Wisata-Hutan-Pinus-Gogoniti



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Heryanto