Mall Dinoyo City (MDC) kian memantapkan diri menjadi pusat perbelanjaan berkonsep Islami pertama di Jawa Timur. Tak mau main-main, mal di kawasan Jalan MT Haryono Kota Malang itu melakukan serangkaian kegiatan.
Sejak Selasa (24/4) kemarin, MDC menggelar Malang Islamic Fair 2018. Pameran bernuansa Islam ini merupakan bagian dari langkah untuk memantapkan mal bernuansa Islam. Ketua Penyelenggara Firman Mahda Bin Auf mengatakan event ini digagas oleh MDC dan LBIH Mandiri.
"Kami merupakan sebuah lembaga sosial yang banyak menggelar kegiatan manasik haji sampai pelatihan salat. Kemudian karena kami kenal baik dengan pihak Mall Dinoyo City muncul keinginan membuat kegiatan pameran multi produk Islam di mal ini," papar Firman saat ditemui MalangTIMES, Rabu (25/4/2018).
Suasana bazaar di Malang Islamic Fair 2018 Mall Dinoyo City (MDC). Event ini berlangsung hingga tanggal 1 Mei mendatang (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)Ia menjelaskan bahwa konsep pameran kali ini tidak ditujukan semata komersil. Malah pihak penyelenggara tidak dibayar sepeser pun untuk kegiatan ini.
"Ini murni mengenalkan usaha-usaha yang dibangun oleh kaum muslimin. Ada 22 stand di bazaar. Berjualan mulai fashion muslimah sampai ada travel dan juga buku. Selain itu juga ada empat dari luar Malang," sambung dia.
Firman mengakui pameran ini memang jauh dari konsep wah dan megah. "Karena kami LBIH Mandiri ini berangkat dari kegiatan sosial. Dan untuk bazaar ini kami tunjukkan untuk dakwah Islam. Jadi selain mewadahi belanja di bazaar, kami juga menggelar lomba dan kajian Islam di mal," jelasnya.
Malang Islamic Fair 2018 digelar hingga tanggal 1 Mei mendatang. Selain bazaar, pengunjung juga dapat belajar ilmu agama Islam melalui kajian-kajian yang diadakan setiap harinya. (*)
