Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Resmikan Kampung Keramat, Disperkim Suguhkan Kopi Hasil Panen di Lahan Makam

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

11 - Feb - 2018, 22:31

Placeholder
Kampung Keramat tampak diberi desain ban warna-warni. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Masyarakat Kota Malang sebentar lagi akan kembali dimanjakan dengan bertambahnya kampung wisata  tematik baru. Setelah Kampung Biru yang lekat dengan ciri khas klub bola kebanggaan Kota Malang, yakni Arema, diresmikan 6 Februari 2018, kini Kota Malang akan secara resmi memiliki kampung wisata bernuasa horor tapi nyaman dan asyik untuk dikunjungi.

Kampung tersebut bernama Kampung Keramat.  Kampung yang terletak di Jalan Bali, Kelurahan Kasin, Kecamatan Sukun, Kota Malang tersebut bakal diresmikan pada Selasab(13/2/2018) nanti.

Kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemakaman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang Taqroni Akbar mengungkapkan, dalam peresmian nantinya, juga akan diagendakan minum kopi bersama sejumlah pengunjung Kampung Keramat.

"Kopi tersebut berasal dari panen pohon kopi yang ditanam di TPU Sukun. Memang hasilnya masih belum maksimal. Namun ini sebagai pacuan untuk kami terus mengembangkan kopi di sekitat wilayah TPU. Nanti mungkin ada jadi sekitar 500 gelas kopi hasil panenan," bebernya (11/2/2018).

Selain minum kopi bersama, pihaknya juga akan melakukan penanaman pohon cokelat di sekitaran Kampung Keramat. Harapannya, hasil pohon cokelat bisa dinikmati untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

"Penanamannya memang tidak melibatkan pihak luar. Semua pohon cokelat dari Pemkot Malang. Semoga bisa berkembang, sehingga nantinya juga menjadi daya tarik sendiri seperti Kampung Cokelat (Blitar)," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan,  meski berdampingan dengan makam, kampung tersebut dibentuk dengan sedemikian rupa untuk mengilangkan kesan seram agar bisa menarik para pengungjung dan termasuk wisata religi.

"Dengan penambahan fasilitas dan  serta warna-warna yang menarik dan ditambah lagi gambar-gambar mural yang ada sepanjang dinding pembatas makam, diharapkan bisa memancing kunjungan masyarakat selain untuk mengirim doa ke makam, juga refreshing," beber Taqroni.

Untuk potensi makam lainnya, Taqroni menyebut memang beberapa makam seperti makam Nasrani Sukun sudah mulai diaplikasikan penanaman kopi dan cokelat. Namun untuk makam lain, akan segera untuk ditanami pohon cokelat seperti di makam Mergan. (*)


Topik

Peristiwa Kampung-Keramat Disperkim-Kota-Malang Taqroni-Akbar Kopi-Hasil-Panen-di-Lahan-Makam



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy