Dikelilingi dengan alam yang indah Malang Raya kerap menjadi jujugan bagi wisatawan yang ingin rehat sejenak dari penatnya kehidupan di perkotaan.
Berwisata di alam menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara di Malang. Di sektor pertanian, Malang unggul dengan berbagai agrowisatanya.
Berikut tujuh agrowisata terbaik di Malang yang patut untuk dikunjungi. Selain sebagai wana wisata, tempat ini juga cocok untuk wisata edukasi.

1. Agrowisata Sapi Perah
Agrowisata sapi perah ini punya nama Nusa Pelangi. Berada di Gubuklakah, agrowisata satu ini berdiri di tanah seluas 3000 meter persegi, sebagai penanda,m sebuah patung sapi berdiri tegak di depan area agrowisata.
Di agrowisata Nusa Pelangi kita bisa belajar tentang ternak sapi, proses pemerahannya, sampai pengolahan susu. Bahkan di sini juga ada ruang khusus untuk semacam pemutaran visual tentang sapi perah.

2. Agrowisata Kebun Teh Wonosari
Kebun teh ini merupakan kebun teh pertama di Jawa Timur yang mengonsepnya sebagai wisata petik teh. Terletak di desa Toyomarto Singosari membuat Anda yang datang kemari bisa merasakan udara yang sejuk dan menyajikan panorama pegunungan nuansa yang hijau.
Di sini Anda juga bisa melihat proses pengolahan teh. Menariknya, selain pesona alamnya yang asri, di tempat ini juga terdapat fasilitas yang lengkap berupa kolam renang hangat, kebun binatang mini, arena permainan outbound, penginapan, taman serta toko bunga.
Anda dapat berbelanja bunga-bunga hias yang cantik di sini. Obyek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB. Tiket masuk untuk hari biasa adalah Rp 8.000, sedangkan pada waktu weekend sebesar Rp 11.000.

3. Agro Tawon Wisata Petik Madu
Agro Tawon Wisata Petik Madu berada di Puri Kencana, Jalan Dr. Wahidin 8, Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Sesuai namanya, obyek wisata yang juga diberi nama Rimba Raya ini merupakan tempat untuk memelihara dan mengembangbiakkan tawon atau lebah.
Di sini, para pengunjung bisa menikmati sajian alam berupa perbukitan seluas 2,5 hektar yang cukup eksotis. Di agro tawon ini Anda dapat menyaksikan tiga jenis lebah penghasil madu yang dibudidayakan yakni Apis Melilfira, Acerana dan Trigond.
Tak hanya madu saja, lebah-lebah tersebut juga menghasilkan beberapa macam produk seperti royal jelly, bee pollen, propolis, serta lilin lebah dan larva lebah.
Pengunjung dapat menikmati es madu, jus jambu-madu, serta membeli berbagai produk yang dihasilkan lebah di stand yang tersedia di tempat ini. Bahkan Anda bisa melakukan apitherapy atau pengobatan dengan sengat lebah.

4. Keboen Nogo Bululawang
Memiliki luas lahan sekitar 300 hektar, dengan kapasitas produksi mencapai 38 ton per hektar, Agrowisata Keboen Nogo Bululawang memang layak jadi jujukan wisata petik buah naga di Malang.
Layaknya nama yang disandang, kebun ini merupakan area wisata petik buah naga di kawasan kabupaten Malang. Wisatawan bisa dengan bebas memetik sendiri buah naga yang diinginkan.
Setelah dipetik, buah naga ini akan ditimbang untuk mengetahui harga yang perlu dibayar. Harga tiket masuknya pun terjangkau, yakni Rp 5 ribu saja.
Selain petik buah, kawasan wisata ini juga menyediakan beragam produk olahan buah naga, seperti sirup, manisan kulit naga dan sebagainya. Untuk masuk ke kawasan wisata ini, Anda hanya perlu nerogoh kocek sebesar Rp 5 ribu saja untuk tiket masuk.

5. Wisata Petik Jeruk Dau
Berada di lahan seluas 750 hektar kawasan ini menyediakan beragam varietas jeruk, seperti baby Pacitan, Keprok, Valencia dan masih banyak lainnya. Nah, kawasan ini sudah populer sejak tahun 2009 loh.
Memetik langsung buah dari pohonnya wisatawan hanya perlu merogoh kantong Rp 15 ribu untuk menikmati jeruk sepuasnya di kebun ini. Sedangkan untuk jeruk yang dibawa pulang, hanya dibanderol Rp 5 ribu per kilogramnya.
Wisata petik jeruk ini berada di Desa Selorejo, kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Untuk masuk ke wisata ini Anda hanya perlu membayar Rp 15 ribu untuk masuk ke sini.

6. Wisata Petik Stroberi
The Highland Pujon Strawberry adalah salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di kota Batu. Hanya dengan membayar tiket seharga Rp 55 ribu, wisatawan disambut dengan segelas jus stroberi segar.
Selain itu, tentunya wisatawan dapat menikmati buah stroberi segar hasil petikan sendiri. Jika ingin membawa pulang stroberi hasil petikan Anda hanya perlu membayar Rp 15 ribu perkilo gramnya. Beberapa jenis stroberi yang tersedia di kebun ini, antara lain California, Cherly, dan Holibert.

7. Petik Apel
Wisata satu ini tentu sudah sangat populer di Malang. Hal itu karena Malang sendiri merupakan sebuah daerah yang dikenal sebagai penghasil buah apel terbesar di Indonesia. Terdapat beberapa titik wisata petik apel di Malang, salah satunya adalah Kusuma Agrowisata.
Sebenarnya tak hanya apel, berbagai wisata petik buah bisa dinikmati di area ini, seperti petik jambu, petik stroberi, petik sayur organik, buah naga, dan lainnya. Untuk tiket masuk hanha Rp 34 ribu hingga Rp 54 ribu.
