Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Uinsa Surabaya Kukuhkan Guru Besar Ke-53

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Lazuardi Firdaus

05 - Oct - 2017, 00:32

Placeholder
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA)' Surabaya kembali mengukuhkan putra terbaiknya sebagai guru besar ke-53, Rabu (4/10) siang. Prof Dr H Moch. Tolchah MAg dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang ilmu pendidikan Islam pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Ampel Surabaya.

Bertempat di Gedung Sport Center UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Tolchah mengangkat tema orasi ilmiah, berjudul Pendidikan Islam Di Era Globalisasi; Tantangan, Peluang dan Kontribusi Pendidikan Islam di Indonesia. Tolchah memaparkan, kemampuan untuk menghadapi era yang semakin canggih merupakan salah satu indikator penting bagi pendidikan Islam untuk bisa meningkatkan eksistensi dan mengambil peran yang lebih besar.

"Pendidikan tidak mungkin menisbikan proses globalisasi yang akan mewujudkan masyarakat global," ujar Tolchah. Oleh karena itu, diamenilai, perlu adanya reformasi dalam proses pendidikan, dengan tekanan menciptakan sistem pendidikan yang lebih komprehensif dan fleksibel.

"Untuk itu, pendidikan harus dirancang sedemikian rupa yang memungkinkan para peserta didik mengembangkan potensi yang dimiliki secara alami dan kreatif dalam suasana penuh kebebasan, kebersamaan, dan tanggung jawab," ujar Tolchah .

Di samping itu, lanjut Tolchah, pendidikan juga harus menghasilkan lulusan yang dapat memahami masyarakatnya dengan segala faktor yang dapat mendukung mencapai sukses ataupun penghalang yang menyebabkan kegagalan dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah mengembangkan pendidikan yang berwawasan global.

Lebih lanjut dijelaskan, pendidikan agama yang berwawasan global tersebut tidak hanya menekankan pada aspek knowing dan doing, namun mengarah ke aspek being. Yakni bagaimana peserta didik menjalani hidup sesuai  dengan ajaran dan nilai-nilai agama yang diketahui.

"Globalisasi mungkin membawa dampak positif-negatif pada banyak aspek kehidupan. Akan tetapi, kita juga tidak bisa apriori terhadap apa yang datang bersamaan dengan arus globalisasi ini. Justru, kita harus bisa memanfaatkan globalisasi melalui kerjasama dan pemanfaatan teknologi dan informasi," ujar Tolchah.

Beberapa strategi yang bisa dilakukan dalam upaya mengembangkan pendidikan Islam di era modern, sebagaimana dijelaskan Tolchah, yakni dengan mengedepankan model partisipatif, mendorong pemerintah sebagai katalisator, fasilitator dan pemberdaya masyarakat, penguatan fokus pendidikan, pemanfaatan sumber luar (out sourcing). Juga memperkuat kolaborasi dan jaringan kemitraan dengan berbagai pihak, menciptakan soft image pada masyarakat sebagai masyarakat yang gemar belajar dan pemanfaatan teknologi informasi.

Selain itu, rekonstruksi dan reformasi pendidikan Islam dapat melalui telaah kritis dan menyeluruh terhadap agama, baik yang bentuknya normatif maupun historis, dan pengintegrasian pendidikan agama dengan ilmu-ilmu lain. Selebihnya, perlu melakukan revolusi pembelajaran pendidikan agama dengan cara mempraktikkan nilai-nilai luhur agama tersebut dalam kehidupan nyata. Serta reformulasi materi pembelajaran pendidikan agama Islam dan transformasi dan internalisasi nilai-nilai agama ke dalam pribadi peserta didik.

Sehingga pada titik akhirnya, masyarakat bisa melihat seluas apa kontribusi pendidikan Islam di Indonesia pada era globalisasi. "Yaitu dengan adanya character building contribution dalam bentuk pembentukan karakter good man, spiritual character dan militan character. Termasuk juga perennial system contribution dalam bentuk pembelajaran tradisional yang mengabadi," pungkas Tolchah pada orasi ilmiahnya. (*)


Topik

Peristiwa Universitas-Islam-Negeri-Sunan-Ampel



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Lazuardi Firdaus

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa