Pulau Sapudi yang selama ini hanya terkenal dengan populasi sapi nya ternyata ada sisi lain dari pulau tersebut yaitu sejarah penyebaran agama islam oleh Panembahan Aryo Pulang Jiwo atau yang lebih terkenal dengan sebutan Panembahan Wirokromo Blingi dan Panembahan Wirobroto.
Penembahan ini kadang juga dikenal sebagai Adi Poday. Dalam catatan silsilah yang tertulis di Asta Blingi, Panembahan Aryo Pulang Jiwo dan Adi Poday masih ada garis keturunan dengan Raden Rahmat atau Sunan Ampel Surabaya.
Dalam masanya Panembahan Aryo Pulang Jiwo dan Adi Poday mempunyai kebiasaan apabila di pulau Sapudi mengalami kekeringan, gagal panen dan atau wabah penyakit maka Panembahan Aryo Pulang Jiwo dan Adi Poday akan membawa Pusaka mereka yaitu Calok Koddi' berkeliling pulau Sapudi.
Dan kebiasaan ini yang akan dicoba diangkat kembali oleh tokoh masyarakat setempat yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya, asal usul pulau Sapudi kepada masyarakat Sapudi khususnya kalangan muda.
Acara Kirap Pusaka Panembahan Aryo Pulang Jiwo dan Adi Poday akan dilaksakan bekerjasama dengan SumenepTimes.
"Tujuan awal diadakannya Kirap Pusaka ini agar kita lebih mengenal, lebih dekat lagi dengan budaya dan asal usul pulau Sapudi ini. Rencananya acara tersebut akan kami laksanakan pada malam 1 Suro atau pada hari sabtu 30-9-2017 malam," ujar Suharto salah satu penggagas acara Kirap Pusaka.
Kirap Pusaka ini salah satu tradisi di pulau Sapudi yang sudah punah, oleh karena itu penyelenggara mencoba untuk mengangkat kembali tradisi budaya tersebut agar kalangan muda tahu akan asal usul pulau yang mereka tempati.
Suharto menambahkan kepada SumenepTimes selain Kirap Pusaka kami akan mengadakan Haul dan istigozah yang akan dipusatkan di Asta Panembahan Aryo Wirokromo dan Asta Adi Poday, Kirap Pusaka Calok Koddi' ini akan dijadikan kegiatan tahunan dengan tujuan menjaga khazanah budaya pulau Sapudi.
"Oleh karena itu kami mengharapkan peran aktif dari pemerintah daerah kabupaten sumenep agar kegiatan tersebut berjalan sesuai dengan rencana," ujar Suharto mengakhiri bincang bincang dengan SumenepTimes.
