Puluhan mahasiswa pecinta alam (Mapala) Bawana Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar menggelar istighatsah sebagai bentuk keprihatinan masyarakat muslim Palestina, di kawah Gunung Ijen, Jawa Timur, Senin (31/7/2017).
Walau hanya memanfaatkan fasilitas lampu penerangan berupa api unggun, pelaksanaan istighotsah dengan cara lesehan itu, berlangsung hidmat dan khusyuk
Anggota Mapala Unisba Blitar, Kabin Feri mengatakan berharap dengan istighotsah yang dilakukan mahasiswa itu, masyarakat muslim Palestina yang kini menjadi korban kebrutalan zionis Israel mendapat ketabahan, kesabaran dan segera terbebas dari kondisi yang memprihatinkan.
“Apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina biadab dan pantas dikutuk. Tentara Israel sudah membabi buta, karena yang diserang warga sipil, terutama anak-anak yang tidak mengerti yang seharusnya mendapatkan perlindungan,” kata Kabin.
Menurut Kabin, dampak penyerangan Israel meluluhlantakkan Palestina dan menimbulkan penderitaan berkepanjangan bagi Palestina. Sehingga wajar, jika seluruh umat muslim di dunia menghujat tindakan Israel yang tidak berprikemanusiaan.
“Meski kami tak bisa memberikan bantuan kepada Palestina, namun dengan doa yang kami lakukan semoga Allah SWT membalas seluruh kekejaman Israel,” tukasnya..
Mapala Unisba Blitar juga berharap pemerintah Indonesia memberikan dukungan moril pada warga Palestina dan mengutuk kebiadaban tentara Israel yang memporak-porandakan tempat ibadah, fasilitas umum dan tempat pendidikan di bumi Palestina.(*)
