BLITARTIMES, MALANG - Meski bukan Arek Malang, musisi legendaris Iwan Fals nampaknya tak bisa melupakan daerah yang terkenal dengan hawanya yang dingin ini.
Salah satu yang membuat penyanti bernama asli Virgiawan Listyanto akan selalu ingat dengan Malang adalah pengaruh besar musisi Bumi Arema dalam karier bermusiknya.
Baca Juga : Kilas Balik Jejak Covid-19 di Kota Malang Hingga Pengajuan Status PSBB
“Lagu-lagu saya banyak diwarnai oleh musisi asal Malang, salah satunya ada mas Ian Antono yang banyak mewarnai musik saya,” kata Iwan Fals saat berinteraksi dengan penonton di konser Mata Hati di Graha Cakrawala Malang, Sabtu (26/11/2016) malam.
Sekedar mengingatkan, bersama dengan Ian Antono, Iwan Fals pernah mencetak prestasi gemilang di tahun 1988 melalui album 19/10 yang menciptakan hits Buku Ini Aku Pinjam. Dan sukses besar di album yang dirilis setahun berikutnya, Mata Dewa, yang menelurkan banyak lagu hits diantaranya Mata Dewa dan Nona.
Selain Ian Antono, satu lagi musisi Malang yang tak bisa lepas dari karier bermusik Iwan Fals adalah Jockie Suryoprayogo. Bersamanya Iwan pernah membentuk grup musik Kantata Takwa. Bahkan saat Jockie masih memperkuat God Bless, keduanya sempat berkolaborasi menciptakan lagu Damai Yang Hilang di album Semut Hitam milik God Bless yang rilis tahun 1988.
Dalam konser di Graha Cakrawala Malang yang diselenggarakan oleh Graha Bangunan dan J Entertainment, Iwan Fals juga tampil diiringi oleh dua musisi hebat asal Malang, Totok Tewel (gitar) dan Edi Daromi (keyboardist) dari Grup Elpamas.
Baca Juga : Dokter Naek L Tobing, Dokter ke 19 yang Meninggal Karena Covid 19
Totok dan Edi tercatat sudah cukup lama memperkuat band pengiring Iwan Fals, dalam setiap konser yang dipadati Orang Indonesia (OI) keduanya selalu tampil.(*)
