Berita hoax atau berita tidak benar kembali menerpa Tulungagung dalam tiga hari terakhir.
Berita yang tersebar di media sosial, berisi tentang ajakan casting untuk sebuah acara reality show di sebuah televisi swasta.
Tentu saja kabar adanya casting acara untuk acara remaja mendapatkan tanggapan luar biasa dari masyarakat Tulungagung khususnya remaja yang ingin tenar dadakan.
Dalam berita tersebut dikabarkan bahwa sebuah televisi swasta akan mengadakan casting sebuah acara reality show yang bertempat di Taman Kusuma Wicitra, padahal Taman Kusuma Wicitra telah diubah namanya menjadi Taman Alun-alun sejak beberapa tahun yang lalu.
Casting sedianya dilakukan selama 4 hari sejak tanggal 17 hingga 20 Juli besok. Peserta casting diminta untuk memakai pakaian casual atau non formal.
Menanggapi berita hoax tersebut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung, Tranggono Dibjoharsono, MM, mengatakan sejauh ini masih belum ada pemberitahuan yang masuk ke kantor kominfo Kabupaten Tulungagung.
"Hingga saat ini masih belum ada pemberitahuan ke kantor Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung terkait adanya casting yang diadakan oleh salah satu televisi swasta," ujarnya saat ditemui TulungagungTIMES di kantornya siang tadi.
Bahkan salah satu remaja yang ingin mengikuti casting tersebut harus gigit jari lantaran casting yang diharapkan tidak pernah ada. Dirinya termakan kabar hot lantaran tidak pernah cross check kabar yang diterimanya dari media sosial (medsos).
"Gak pernah ngecek mas, ke sini ternyata nggak ada acara apa-apa," ujar Devia salah satu remaja yang ingin mengikuti casting.
Sebelumnya berita hoax juga menerpa Kabupaten Tulungagung, Minggu (14/7/2017). Tulungagung juga diterpa isu hoax tentang adanya Operasi Zebra secara serentak, namun hal tersebut dibantah oleh AKP Ramadhan Nasution Kasat Lantas Polres Tulungagung.
Kasat Lantas mengatakan hingga saat ini masih belum ada perintah untuk melakukan Operasi Zebra di lingkup Polres Tulungagung.
"Masih belum ada perintah untuk melakukan operasi zebra," kata Rama, panggilan akrabnya.
Sementara itu Kapolres Tulungagung, AKBP. Yong ferrydjon melalui Kabag Humas Polres, AKP Saeroji mengatakan agar warga berhati-hati terhadap beritahu hoax adanya casting tersebut.
Menurutnya mungkin saja berita yang disebarkan merupakan salah satu modus penipuan dengan meminta sejumlah imbalan untuk meloloskan peserta casting
"Warga agar waspada terhadap adanya berita hoax yang marak akhir-akhir ini. Hati-hati karena ini bisa jadi merupakan salah satu modus penipuan dengan meminta sejumlah imbalan agar diloloskan casting," kata AKP Saeroji.
