MALANGTIMES - Puncak kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malang Resmi Berpindah Tangan.Konferensi Cabang NU Ke 18 yang digelar di MTS NU Ngantru, Ngantang, secara resmi menetapkan Pengasuh Ponpes Al Munawariyah Bululawang KH. Maftuh Said sebagai Rais Syuriah dan Kasatkorwil Banser Jatim Dr Umar Usman sebagai Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Malang untuk masa bakti 2016-2021.
Proses pemilihan Rais Syuriah dilakukan secara tertutup oleh forum Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Lima anggota AHWA yang diajukan oleh peserta Konfercab antara lain Pengasuh Ponpes Al Munawariyah Bululawang KH. Maftuh Said, Pengasuh Ponpes Sirathul Fuqoha Gondanglegi, KH. Muhammad Dahlan Ghoni, Pengasuh Ponpes Al Fattah Singosari KH Farichin Muhsan, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Malang KH. Fadhol Hija dan Rois syuriah MWC Kepanjen KH Zainal Arifin. ’’Pada rapat tertutup, forum AHWA memutuskan bahwa KH Maftuh Said diberikan amanat sebagai Rais Syuriah,’’ ujar Jubir Panitia Konfercab, Zulham Akhmad Mubarok pada MalangTIMES.
Grafis 1 (proses penjaringan bakal calon)
Dr Umar Usman
139
H Imam Sibaweh
103
KH Imam Makruf
56
H Imron Rosyadi Syarif
55
KH Saiful Effendi
14
KH Nur Shodiq Askandar
10
H Abdul Mujib Syadzili
2
KH Bibit Suprapto
1
Ustadz Imam
1
Mas Nur
1
Tidak Sah
2
Grafis 2
(Rekapitulasi pemilihan)Dr Umar Usman 244
H Imam Sibaweh 136
Tidak Sah 3
Selanjutnya, pada proses penjaringan bakal calon Ketua tanfidziyah, muncul 7 nama. Antara lain, Dr H Umar Usman (Kasatkorwil Banser Jatim), KH Imam Sibaweh (Wakil Rais Syuriah), KH. Bibit Suprapto (Ketua PCNU incumbent), H Syaiful Effendi (Wakil Ketua), KH. Abdul Mujib Syadzili (sekretaris PCNU), H. Imron Rosyadi Syarif (Wakil sekretaris PCNU), KH Imam Makruf (Ketua MWC NU Kepanjen) dan Wakil Rektor II Universitas Islam Malang (Unisma), Noor Shodiq Askandar, SE MM.
Pada tahap tersebut persyaratan minimal bagi bakal calon untuk maju dalam proses pemilihan adalah memiliki 99 suara. Dan sesuai perolehan, dua kandidat pun lolos dalam tahap penjaringan bakal calon yakni Dr H Umar Usman memperoleh 139 suara sedangkan H Imam Sibaweh memperoleh 103 suara.
Baca Juga : Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Bupati Malang Klaim Penyebabnya Tertular dari Luar
Sesuai ketentuan, dua calon tersebut kemudian disyaratkan untuk mendapat persetujuan dari Rois Syuriah yakni Pengasuh Ponpes Al Munawariyah Bululawang KH. Maftuh Said.
Kedua bakal calon tersebut kemudian diminta untuk menandatangani pakta integritas dan melanjutkan hingga ke proses selanjutnya.
’’Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini saya setujui kedua calon untuk maju dalam proses pemilihan,’’ restu dari KH Maftuh Said..
Selanjutnya kedua calon pun melanjutkan hingga ke proses pemilihan. Pada tahap pemilihan kedua yang berlangsung landai akhirnya hasil akhir memutuskan bahwa Dr Umar Usman terpilih sebagai Ketua PCNU secara resmi dengan perolehan 244 suara.
Sementara, H Imam Sibaweh mendapatkan 136 suara. Pada sidang yang dipimpin oleh KH Fahrur Rozi yang mewakili PWNU diputuskan bahwa Dr Umar Usman ditetapkan sebagai pengganti KH Bibit Suprapto.
’’Saya mohon dukungan dan doa dari para kyai agar saya mampu menjalankan amanat sebagai Ketua PCNU periode ke depan,’’ ujar Dr Umar usai penghitungan akhir suara digelar.
KH Imam Sibaweh menyatakan puas dan legowo dengan hasil rekapitulasi suara dan siap menjalankan keputusan organisasi dengan baik.
Imam bersyukur karena proses berjalan lancar dan siap mendukung jalannya kepengurusan PCNU Kabupaten Malang hingga lima tahun ke depan. (*)
