Ikan nila yang kita kenal selama ini umumnya merupakan salah satu jenis ikan kosumsi. Ikan ini memiliki sisik keras dengan duri punggung tajam. Di pasaran, harga nila konsumsi relatif murah bila dibandingkan dengan jenis ikan lain seperti gurami.
Namun, di tangan Perkumpulan Peternak Ikan Desa Bendiljati Kulon, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, ikan konsumsi ini dikreasi menjadi ikan hias yang cantik dan memiliki nilai jual tinggi.
Untuk menghasilkan benih nila hias, proses yang dilakukan adalah mengawainkan silang jenis nila hitam, nila merah, dan nila slayer.
“Benih nila hias yang berkualitas akan memiliki badan bulat dengan sirip dan ekor memanjang,” jelas Anas, salah satu anggota Perkumpulan Peternak Ikan Desa Bendiljati Kulon kepada TulungagungTIMES, Kamis (23/2/2017).
Sistem perkembangbiakan spesies silang ini juga sama dengan ikan nila biasa. Yaitu harus diperhatikan suhu dan kedalaman air sebagai media hidup.
Hasil perkawinan silang ini akan menghasilkan benih yang beragam warna. “Warna yang mendominasi biasanya perak, hitam, dan merah,” ungkap Anas.
Kreasi ikan hias ini diharapkan mampu mendongkrak nilai jual nila di pasaran dan dapat menambah pendapatan para petani ikan sehingga taraf perekonomiannya menjadi lebih baik. (*)
