Berwisata di Vihara Dhammadipa Arama Kota Batu tak hanya bisa melihat keelokan patung dan arsitektur Buddha. Di sini wisatawan dapat memeroleh beberapa pengetahuan, nasehat dan penyemangat dari kata-kata mutiara.
Kata-kata mutiara itu tertempel mulai pintu masuk hingga bagian pelataran vihara yang berdiri sejak 1971 ini. Nasehat-nasehat bijak itu diambil dari beberapa kitab suci.
Kalimat tersebut terpahat dalam beberapa prasasti buatan yang dijajar rapi dan indah menuju ke arah sebuah bangunan Pagoda. Prasasti buatan tersebut juga berjajar di samping air mancur. Ada lebih dari 50 kata-kata mutiara kutipan dari kitab suci yang bisa dibaca pengunjung.
Kalimat-kalimat tersebut dapat menginspirasi pengunjung untuk selalu berbuat baik kepada sesama makhluk hidup. Misalnya kalimat : Semua orang takut akan hukuman, semua orang mencintai kehidupan. Setelah membandingkan orang lain dengan dirinya sendiri, hendaknya seseorang tidak membunuh dan mengakibatkan pembunuhan (Dp 130).
”Kalimat-kalimat tersebut diharapkan bisa mengispirasi orang lain. Dengan berjalan-jalan dan melihat sekeliling, pengunjung secara tidak langsung akan tertarik untuk membacanya,” jelas Irawan, salah seorang Samanera (mahasiswa) di Vihara Dhammadipa Arama.
Vihara ini seringkali menjadi jujugan wisatawan untuk belajar dan melihat arsitektur indah khas agama Buddha. Tidak jarang mereka juga berfoto di beberapa spot menarik di dalam vihara.
Beberapa pengunjung dari luar negeri pun telah mendatangi vihara tertua di Kota Batu ini. Seperti dari Eropa, Amerika, Hongkong, Tiongkok, Jepang, Thailand, Kamboja, Singapura, dan Malaysia.(*)
