Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kesehatan

Cara Mengobati Penyakit Kusta, Ini Penjelasan Dinkes Bangkalan

Penulis : Doni Heriyanto - Editor : Redaksi

06 - Mar - 2016, 03:18

Placeholder
Kepala Dinkes Bangkalan, Nur Aida Rachmawati (Foto: rri)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, memaparkan penyakit kusta hanya mengenai orang yang kondisi ataupun kekebalan tubuhnya lemah dan kontak lama dengan penderita kusta tipe basah yang tidak diobati. Meski demikian, dengan penanganan yang benar penyakit kusta bisa disembuhkan.

"Penyakit kusta bisa sembuh total dengan cara pengobatan teratur," terang Kepala Dinkes Bangkalan, Nur Aida Rachmawati kepada MADURATIMES, Sabtu (5/3/2016).

Menurut Aida, imunisasi pada bayi bisa membantu mengurangi kemungkinan terkena kusta. Apabila mengalami kelainan kulit berupa bercak mati rasa segera berobat ke puskesmaa terdekat. Cacat akibat kusta bisa dicegah melalui pengobatan teratur.

"Untuk jenis kusta basah obat harus diminum setiap hari selama 12 bulan. Sedangkan kusta kering, obat harus diminum setiap hari selama 6 bulan," paparnya.

Aida menjelaskan, kusta dapat disembuhkan tanpa cacat jika diantisipasi sejak dini. Namun masalahnya, kebanyak penderita kusta enggan berobat karena merasa malu dan menganggap kusta sebagai kutukan atau terkena guna-guna. Padahal, penyakit kusta murni karena faktor kuman.

"Kami harap kepada penderita kusta agar segera berobat tidak perlu disembunyikan. Obatnya gratis," tandasnya.(*)


Topik

Kesehatan Kusta Dinkes-Bangkalan Nur-Aida-Rachmawati



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Doni Heriyanto

Editor

Redaksi