Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa Hotel di Kota Batu

Hemat Energi, Air Minum Kampung Lumbung Tak Perlu Direbus

Penulis : Nurliana Ulfa - Editor : Redaksi

24 - Jan - 2016, 21:46

Placeholder
REDUCE: Salah satu bangunan omah lumbung di Kampung Lumbung Boutique Hotel yang tidak dicat, Minggu (24/1/2016). (foto: nurliana ulfa/batutimes)

Konsumsi manusia akan energi listrik, gas alam, dan minyak bumi yang meningkat menyumbang derajat pemanasan global. Namun beberapa pihak mulai menyadari akan pentingnya menghemat energi agar generasi mendatang masih dapat menikmatinya. Salah satunya adalah Kampung Lumbung Boutique Hotel yang mengusung konsep ramah lingkungan atau eco friendly boutique hotel.

Hotel yang berdiri pada tahun 2006 di Jalan Ir Soekarno Desa Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu ini berdiri di atas lahan seluas 3 hektar. Bangunannya seluas 5000 meter persegi dan memiliki 40 kamar.

Kampung Lumbung Boutique Hotel memanfaatkan tenaga surya untuk pemanas air. Lalu air minum pun yang digunakan di hotel ini bukan air galon, namun air dari sumber air, sebagaimana Kota Batu adalah kota yang kaya akan air bersih.

Air tersebut tidak perlu direbus. Karena proses perebusan air akan membuang energi seperti gas, minyak tanah, maupun kayu bakar. Untuk menjaga air yang diminum tetap steril meski tanpa direbus, air tersebut disaring menggunakan water filter teknologi Belanda.

Untuk menghemat listrik, pada malam hari penerangan agak temaram. Konsumsi listrik rendah karena sebagian besar menggunakan lampu LED.

Owner Kampung Lumbung Boutique Hotel, Bambang Satya Dharma mengatakan bahwa pengurangan pemborosan energi harus mulai dilakukan sekarang. ”Apapun yang bisa dikurangi, kita kurangi. Apalagi Kota Batu dulunya adalah kota yang bersahabat dengan alam. Udaranya sejuk, vegetasi maupun satwa liar beragam. Jadi bagaimana caranya kita mulai dari hal-hal kecil untuk mengembalikan kesejukan dan keramahan Kota Batu terhadap lingkungan,” ungkap Bambang.

Untuk konsumsi bahan kimia juga diminimalisir. Misalnya meniadakan penggunaan cat. Sehingga bangunan omah lumbung (sejenis cottage) terlihat tanpa cat. Harapannya ke depan, Kampung Lumbung Boutique Hotel dapat menggunakan solar cell untuk sumber penerangan. (*)


Topik

Peristiwa Hotel-di-Kota-Batu Kampung-Lumbung Boutique-Hotel



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurliana Ulfa

Editor

Redaksi