Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Alun-alun Merdeka Malang Berwajah Baru, Sentuhan Sejarah Tetap Bertahan

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

29 - Jan - 2026, 10:25

Placeholder
Peresmian pembukaan Alun-alun Merdeka Kota Malang usai direvitalisasi dari CSR Bank Jatim (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Alun-alun Merdeka Kota Malang resmi kembali dibuka untuk publik setelah menjalani proses revitalisasi selama 105 hari. Peresmian ruang terbuka hijau di jantung kota itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Rabu (28/1/2026) malam.

Kini, Alun-alun Merdeka tampil dengan wajah baru yang lebih mbois dan modern. Gemerlap air mancur berpadu sorotan lampu, area bermain anak yang lebih representatif, serta hamparan ruang terbuka hijau membuat kawasan ini kembali menjadi magnet warga Malang Raya maupun wisatawan. Meski demikian, sentuhan sejarah yang melekat sejak era kolonial tetap dipertahankan.

Baca Juga : Bupati Malang Ajak Anggota Pramuka Terlibat Kegiatan Sosial hingga Penanganan Bencana

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan, revitalisasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar identitas sejarah Alun-alun Merdeka tidak hilang. Sebagai salah satu landmark utama Kota Malang, kawasan ini memiliki nilai historis sekaligus fungsi sosial yang kuat.

“Selama 105 hari Alun-alun Merdeka direvitalisasi. Hari ini kita bisa melihat hasilnya, alun-alun yang mbois, gemerlap air mancur dengan sorotan lampu, mainan anak yang baru, dan ruang terbuka hijau yang bisa dinikmati semua kalangan,” ujar Wahyu. 

Ia menjelaskan, revitalisasi Alun-alun Merdeka merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Malang dan Bank Jatim melalui program corporate social responsibility (CSR) dengan total anggaran Rp 5 miliar. Menurutnya, fungsi alun-alun sebagai ruang terbuka hijau dan paru-paru kota tetap menjadi prioritas utama.

“Alun-alun ini salah satu RTH Kota Malang. Kita manfaatkan dan kita pertahankan agar bisa dinikmati masyarakat,” ungkapnya.

Wahyu juga mengungkapkan, lamanya proses revitalisasi bukan tanpa alasan. Saat masih menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Malang, ia meminta agar konsep penataan tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik, melainkan juga melibatkan masyarakat dan komunitas lokal.

“Konsep awal sudah diajukan Bank Jatim, tapi saya ingin konsep ini kembali ke masyarakat Kota Malang. Komunitas kami undang agar revitalisasi ini tidak meninggalkan identitas alun-alun,” katanya.

Menurut Wahyu, Alun-alun Merdeka bukan sekadar ruang publik, melainkan bagian dari perjalanan panjang sejarah Kota Malang. Kawasan ini dirancang sejak era Belanda sebagai ruang terbuka hijau dan menjadi simbol toleransi antarumat beragama. Karena itu, berbagai artefak dan ciri khas kota tetap dijaga.

Baca Juga : Resmi! KPK Revisi Aturan Gratifikasi, Ini Daftar Nominal Baru dan Sanksinya

“Kita punya Balai Kota, Kayutangan, dan banyak sejarah peninggalan Belanda. Pembangunan alun-alun ini tidak boleh meninggalkan nilai sejarah itu. Saya tidak ingin kita menolak lupa,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang menyampaikan bahwa revitalisasi Alun-alun Merdeka dilaksanakan sejak 8 Oktober 2025 dan rampung 100 persen pada 20 Januari 2026.

“Revitalisasi ini merupakan CSR dari Bank Jatim dan bisa menjadi sarana hiburan gratis bagi masyarakat Kota Malang,” jelas Raymond.

Di sisi lain, Direktur Bisnis Mikro, Ritel, dan Usaha Syariah Bank Jatim Tony Prasetyo berharap kerja sama antara Bank Jatim dan Pemerintah Kota Malang dapat terus terjalin ke depan. “Semoga kita bisa terus bersinergi secara berkelanjutan, dan semuanya dimulai dari Alun-alun Merdeka ini,” kata Tony.


Topik

Pemerintahan Alun alun Kota Malang alun alun merdeka pemkot malang Kota Malang revitalisasi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni