Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa Kontroversial Patung Ken Dedes Putih

Patung Ken Dedes Putih Malah Mirip Kuntilanak

Penulis : Eki Robbi Kusuma - Editor : Redaksi

13 - Jun - 2016, 22:57

Placeholder
Suryadi, Budayawan Malang. (Foto: Rully Noviyanto/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Perubahan warna Patung Ken Dedes di Arjosari menuai protes keras dari banyak pihak.  

Beberapa kalangan menilai bahwa perubahan warna tersebut sangat ‘ngawur’ dan menunjukkan bahwa Pemkot Malang beserta leading sector-nya tidak paham latar sejarah dari patung tersebut sebagai aspek penting  yang harus diperhatikan.

Baca Juga : Efek Jera, Ortu 207 Remaja Balap Liar Dipanggil Polisi, Guru Juga Ditembusi

Budayawan Malang, Suryadi secara tegas mengatakan perubahan warna Patung Ken Dedes menjadi putih seperti itu menghilangkan sama sekali karakter aslinya.

Meskipun patung yang berada di pintu gerbang fly over Jalan Ahmad Yani Arjosari,  persisnya sebelah kiri jalan dari arah Surabaya tersebut merupakan duplikasi, namun tidak sepatutnya jika dicat dengan warna putih.

"Kalau diberi warna putih seperti itu malah terlihat mirip  ‘kuntilanak," seloroh Suryadi saat dikonfirmasi MalangTimes, Senin (13/6/3016).

Patung asli yang ditemukan tidak jauh dari candi singosari tersebut, lanjut Suryadi, aslinya terbuat dari batu andesit yang oleh para leluhur dipilih secara khusus sehingga tidak pantas diubah begitu saja apalagi sampai menghilangkan nilai-nilai sejarah dan budaya.

BACA JUGA: Ramai-Ramai Protes Pengecatan Patung Ken Dedes

Ditinjau dari aspek apapun perubahan warna ini salah fatal. Dari aspek budaya, setiap warna memiliki karakter dan arti tersendiri.  

“Putih misalnya bisa bermakna suci. Karenanya, jika Patung Ken Dedes dicat warna putih bisa jadi akan mengandung tafsir lain" terang Suryadi.

Baca Juga : Polisi Obrak Balap Liar di GOR Ken Arok, 207 Remaja Disanksi Senam Malam

Ditambahkan, perubahan warna tidak bisa dipandang sederhana karena bisa berdampak pada perubahan otentitas budaya  dan latar sejarah yang ada.

“Menurut saya Patung Prajna Paramitha yang identik dengan Ken Dedes tersebut mutlak harus dikembalikan warnanya sesuai dengan warna batu. Pemerintah tidak bisa seenaknya menggunakan otoritasnya mengganti warna tanpa mempertimbangkan aspek-aspek lain yang jauh lebih penting,” pungkas Suryadi. (*)


Topik

Peristiwa Kontroversial-Patung-Ken-Dedes-Putih



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Eki Robbi Kusuma

Editor

Redaksi