MALANGTIMES - Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jhon Kennedie mengungkapkan, masih ditemukan satwa liar berada di zona inti Gunung Bromo.
Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis
"Hasil pemotretan dan inventarisasi kami di zona inti, masih ditemui satwa elang jawa. Kami juga menemukan jejak yang diduga macan tutul di zona inti," ujar Kepala Balai Besar TNBTS, Jhon Kennedie, Kamis (28/4/2016) di gedung Kodim 0818 Kabupaten Malang - Batu, Kepanjen.
Dia menyampaikan, hingga saat ini zona inti Gunung Bromo dalam keadaan aman. Penjagaan ekstra ketat dilakukan di zona inti tersebut. Plotting zona inti karena masih terdapat satwa liar di lokasi tersebut.
Warga sekitar kawasan Gunung Bromo maupun para pengunjung tidak diperkenankan memasuki zona tersebut. Artinya zona tersebut steril dari aktivitas manusia demi menjaga kelestarian lingkungan.
Meski demikian, ada beberapa titik dari zona inti yang digunakan sebagai aktivitas manusia.
Terkait hal ini, pihak TNBTS akan melakukan review (tinjauan -red) ulang terhadap peruntukannya saat ini.
Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu
"Satwa liar yang berada dalam kawasan agar tidak terganggu oleh aktivitas manusia. Tanggungjawab kita untuk menjaganya dari kepunahan," tambahnya.
Pengamanan wilayah taman nasional akan dilakukan bersama dengan TNI - Polri . Keterlibatan unsur ini akan mendukung mengingat lahan yang begitu luas dan tidak mungkin dicover oleh pihak TNBTS.
Saat ini, luas lahan keseluruhan TNBTS mencapai 50.276 hektar yang terbagi dalam beberapa zonasi. Meliputi zona rimba, zona jalan, zona pemanfaatan, dan zona inti. (*)
