MALANGTIMES - Handoko, terduga teroris jaringan Thamrin, Jakarta, yang baru mengontrak rumah tiga bulan, dikenal sebagai pribadi yang kurang bersosial dengan tetangga setempat.
Handoko, yang kesehariannya berjualan buah keliling tersebut, tinggal di rumah kontrakan milik Tukirin, di Jalan Melati, RT 34/ RW 08, Dusun Sekarputih, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
Ketua RT 34 setempat, Agus Suyanto mengatakan, bahwa pernah mengundang Handoko untuk kerja bakti, namun tidak bisa datang.
"Pak Handoko tidak bisa datang alasannya Ibunya sedang sakit," ujar Agus, Senin, (22/2/2016).
Lanjut, Agus juga mengaku, jika setiap harinya, Handoko yang ditangkap bersama ke empat terduga teroris lainnya pada Jumat, (19/2/2016) lalu, jarang berkomunikasi dengan tetangga sekitar.
"Kalau pergi beribadah, ke Masjid-masjid tertentu saja," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua RW setempat mengaku, belum begitu mengenal jauh seperti apa sosok pribadi Handoko. Karena Handoko mengontrak di desa setempat masih tergolong baru.
"Masih baru, jadi saya belum begitu tahu seperti apa sosok pak Handoko," ujar Parwoto.
Sementara itu, suasana saat penggeledahan oleh tim gabungan Brimob dan kepolisian, dilakukan penjagaan super ketat. Personel Brimob yang berjaga bersenjata lebgkap.(*)
